
SERAYUNEWS-Calon murid yang telah dinyatakan lolos dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah diminta segera melakukan daftar ulang. Kesempatan tersebut hanya berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juni 2026, dan seluruh prosesnya dipastikan tidak dipungut biaya.
Pantauan di SMAN 1 Sigaluh, Selasa (23/6/2026), puluhan calon murid tampak datang bersama orang tua untuk menyelesaikan proses daftar ulang. Mereka membawa berbagai dokumen yang dipersyaratkan sebagai bagian dari tahapan administrasi sebelum resmi menjadi peserta didik baru.
Kepala SMAN 1 Sigaluh, Linovia Karmelita, menegaskan bahwa daftar ulang merupakan tahapan wajib bagi seluruh calon murid yang telah diterima melalui SPMB.
Menurutnya, calon murid yang tidak melakukan daftar ulang hingga batas waktu yang ditentukan akan dianggap mengundurkan diri.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para calon murid yang sudah diterima. Jika tidak melaksanakan daftar ulang, maka dianggap mengundurkan diri. Kami berharap semuanya melakukan daftar ulang karena proses ini gratis, tidak membayar sepeser pun,” ujarnya.
Linovia juga menegaskan bahwa pelaksanaan SPMB tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Seluruh proses berjalan berbasis sistem sehingga tidak ada ruang bagi praktik titip-menitip atau intervensi pihak tertentu.
“Prinsip no jastip, no titip tetap kami pegang. Semua berbasis sistem. Jika ada calon murid yang tidak daftar ulang, maka kursinya akan diisi oleh pendaftar dengan status cadangan sesuai urutan dalam sistem. Tidak bisa ada permainan karena seluruh proses dapat dipantau secara terbuka melalui website,” katanya.
Untuk menghindari antrean panjang, sejumlah sekolah menerapkan jadwal kedatangan berdasarkan jalur penerimaan, seperti jalur domisili, afirmasi, prestasi, maupun mutasi. Langkah tersebut dilakukan mengingat banyaknya dokumen yang harus diverifikasi saat daftar ulang.
Salah satu calon murid, Arzeta Dwi, lulusan SMP Negeri 1 Madukara, mengaku proses pendaftaran hingga daftar ulang berjalan lancar dan mudah dipahami.
Arzeta yang diterima melalui jalur afirmasi mengatakan panitia sekolah memberikan pendampingan selama proses berlangsung.
“Alhamdulillah saya diterima lewat jalur afirmasi. Dari awal sampai akhir panitia sangat membantu. Prosesnya juga terbuka karena semuanya bisa dipantau melalui website,” katanya.
Pihak sekolah mengimbau seluruh calon murid yang telah dinyatakan lolos agar tidak menunda daftar ulang hingga hari terakhir. Selain menghindari antrean, langkah tersebut juga memastikan hak mereka sebagai peserta didik baru tidak hangus akibat melewati batas waktu yang telah ditentukan.