
SERAYUNEWS-Jasa penggilingan daging milik Sawab Harto Prayitno yang ada di kompleks pasar Induk Banjarnegara kebanjiran permintaan sejak Iduladha lalu. Bahkan permintaan penggilingan naik hingga 400 persen dibanding hari biasa.
Pemilik Penggilingan Daging Sumber Sari, Sawab Harto Prayitno mengatakan, sejak iduladha lalu, tempat penggilingannya banyak didatangi warga untuk menggiling daging, sebagian besar merupakan daging kurban yang diterima warga.
Menurutnya, sejak Kamis kemarin, masyarakat yang menggiling daging meningkat hingga 500 kilogram sehari, biasanya rata-rata penggilingan miliknya hanya melayani sekitar 100 hingga 150 kilogram per hari.
“Ada peningkatan signifikan, kenaikannya bisa 4 kali lipat dari hari biasa, dan ini biasa terjadi pada H+2 hingga H+3 iduladha,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Dikatakannya, jika pada hari biasa lapak miliknya didatangi oleh para penjual bakso, kali ini mayoritas yang datang adalah ibu rumah tangga. Mereka menggiling daging untuk dijadikan bakso, sosis, nuget, atau lainnya.
Selain itu, alasan masyarakat memilih menggiling daging juga agar daging lebih awat untuk dikonsumsi serta dibuat aneka lauk bagi keluarga.
“Kalau dibanding tahun-tahun sebelumnya memang ada penurunan, sebab saat ini sudah banyak tempat penggilingan daging,” ujarnya.
Turini, warga Banjarnegara yang ditemui di lokasi penggilingan daging mengaku dirinya sengaja menggiling daging kurban untuk dijadikan bakso, selain awet, makanan ini juga disukai oleh anaknya.
“Sebagian daging kurban ini saya giling untuk dijadikan bakso, kebetulan anak saya suka, dan daging bisa awet juga kalau dibuat bakso,” ujarnya.
Senada dengan Sulastri yang kali ini menggiling sekitar 4 kilogram daging sapi, dia memilih daging kurban dijadikan bakso agar bisa tahan lama untuk makan keluarga. “Kalau digiling bisa buat lauk beberapa hari ke depan, dan daging juga lebih awet,” ujarnya.