
SERAYUNEWS – Pemerintah Kabupaten Banyumas bergerak cepat memastikan kelancaran arus mudik dan stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang Idul Fitri 1447 H.
Kepastian kondisi lapangan ini dipantau langsung oleh Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, saat meninjau sejumlah titik strategis, Selasa (17/3/2026).
Peninjauan dilakukan dengan membagi tim menjadi dua untuk menjangkau wilayah lebih luas. Tim Bupati meliputi Pos Pam Alun-Alun, Pos Yan Stasiun Purwokerto, Pasar Manis, Pasar Wage, hingga Pos Pam jalur barat di Ajibarang dan Wangon.
Sementara itu, tim Wakil Bupati Lintarti fokus pada Pasar Sokaraja, infrastruktur energi seperti SPBU dan SPBE Kaliori, Pos Pam Buntu, serta Pos Yan Terminal Bulupitu.
Berdasarkan pantauan di pasar rakyat, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga. Daging sapi naik sekitar Rp10.000 per kilogram, daging ayam mencapai Rp44.000 per kilogram, sedangkan cabai berkisar Rp50.000 hingga Rp110.000 per kilogram tergantung jenisnya.
“Untuk cabai memang naik turunnya fluktuatif sekali. Menutur pengepul, kemungkinan besok sudah turun lagi. Tapi kami pastikan untuk ketersediaan aman,” katanya.
Terkait pengamanan mudik, Bupati mengapresiasi sinergi antara TNI, Polri, dan OPD di Banyumas. Mengingat cuaca masih dalam masa pancaroba, mitigasi risiko di jalur mudik menjadi perhatian utama.
“Sampai senso pun disiapkan, karena memang kan ini masih musim pancaroba. Jadi kalau ada pohon-pohon tumbang bisa langsung tertangani,” ucapnya.
Selain itu, Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menyiapkan pos darurat untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan selama arus mudik.
“Jadi nanti kalau ada aduan mengani jalan yang rusak, langsung ditambal,” ujar Sadewo.
Di sisi pengamanan lalu lintas, Kapolresta Banyumas, Petrus Parningotan Silalahi, menegaskan pihaknya telah menyiapkan tim urai di setiap kecamatan serta delapan titik pengamanan (strong point) di pusat keramaian seperti mal dan objek wisata.
Salah satu inovasi utama tahun ini adalah pemanfaatan teknologi melalui layanan Travel Assistant “Koridor” dalam Chatbot Si Polan (Sistem Informasi Polisi Lalu Lintas) milik Polda Jawa Tengah.
“Nantinya, pemudik bisa mendapatkan informasi mengenai lalu lintas dan jalur, akses fasilitas, chatbot AI WhatsApp dan terintegrasi juga dengan call center,” kata Kapolresta.
Masyarakat dapat mengakses layanan Si Polan dengan memindai QR Code yang tersedia di rest area, pos polisi, maupun media sosial resmi Polda Jawa Tengah.
Langkah terpadu ini menunjukkan komitmen Pemkab Banyumas dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama periode mudik Lebaran.