Senin, 23 Mei 2022

Jelang Ramadan, Harga Sembako di Purbalingga Naik, Ini Perinciannya

Pedagang Pasar Segamas Purbalingga menggelar dagangan. Sejumlah komoditas harganya mulai naik menjelang bulan Ramadan. (Joko Santoso)

Harga sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Purbalingga mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadan. Kenaikan mulai terasa sejak Rabu (30/3/2022) lalu.


Purbalingga, serayunews.com

“Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat memang naik menjelang Ramadan. Kondisi ini terjadi karena berbagai faktor. Kemungkinan juga karena tingginya permintaan dari masyarakat,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Purbalingga Johan Arifin, Jumat (1/4/2022).

Baca juga  Melihat Keceriaan Anak Yatim Bebas Memilih Baju Lebaran di Toserba Kroya

Dia merinci komoditas yang harganya naik masing-masing Beras IR kwalitas 1 naik menjadi Rp 11.000 dari harga normal Rp10.500. Selanjutnya juga beras IR kwalitas 2 harga Rp10.000 dari harga normal Rp9.500.

“Gula Pasir juga naik Rp14.000/kg dari harga normal Rp12.500/kg,” terangnya.

Komoditas yang juga naik adalah minyak goreng curah dengan harga Rp18.000/liter. Sebelumnya harga normal Rp14.000/liter. Kemudian minyak goreng kemasan Rp24.500/liter dari harga normal Rp19.000/liter.

“Harga daging sapi naik Rp130.000/kg dari harga normal Rp120.000/kg. Daging ayam ras harga Rp 37.000/kg dari harga normal Rp32.000 – Rp34.000. Telor Ayam Ras naik menjadi Rp25.500/kg dari harga normal Rp20.000 – Rp22.000/kg. Kacang Tanah juga naik Rp28.000/kg harga normal Rp25.000/kg,” paparnya.

Baca juga  Berita Duka, Kepala BKAD Kabupaten Banyumas Tutup Usia

Menurutnya kenaikan masih dalam taraf wajar. Hanya saja memang untuk minyak goreng curah selain harganya naik, stoknya juga langka. Kondisi tersebut akan coba diatasi dengan menambah pasokan.

“Pekan depan pasokan akan datang. Kami juga berencana akan melakukan Operasi Pasar (OP) minyak goreng curah,” imbuhnya.

Berita Terkait

Berita Terkini