Selasa, 24 Mei 2022

Jogja-Cilacap Akan Terhubung Tol, Waktu Tempuh Cuma 2 Jam

Jogja-Cilacap Akan Terhubung Tol, Waktu Tempuh Cuma 2 Jam. (Dok Bapelitbangda Cilacap)

Jalan tol trase Yogyakarta-Cilacap, baru akan dibangun 2024 mendatang. Jika tol Jogja-Cilacap sepanjang sekitar 167 kilometer tersebut sudah terhubung, waktu tempuhnya cuma 2 jam saja.


Cilacap, Serayunews.com

Rencananya, jalan tol ini akan melintasi lima kabupaten meliputi Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, dan Kulonprogo (DIY).

Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bapelitbangda Cilacap, Imam Jauhari mengatakan, trase jalan tol Jogja-Cilacap termasuk dalam program jalan bebas hambatan jangka panjang 2024-2029. Sehingga proses pembangunannya, akan dimulai dua tahun lagi jika tidak ada kendala yang mengakibatkan mundurnya proses pelaksanaan.

Baca juga  Cilacap Digital Camp Bisa Kembangkan Potensi Talenta Muda Cilacap 

“Secara umum kami belum menerima dokumen resmi, masih menunggu koordinasi dari Pemrov Jateng dan Kementrian PUPR,” katanya kepada serayunews.com, Rabu (19/1/2022).

Ia menjelaskan, dokumen perencanaan dibutuhkan sebagai landasan awal pembangunan Tol Jogja-Cilacap. Di dalam dokumen itu, secara detail ada informasi seputar bentuk konstruksi, berikut tahap-tahap pelaksanaannya meliputi durasi pengerjaan, perkiraan biaya konstruksi, luas lahan yang dibutuhkan, serta perkiraan biaya pembebasan lahan.

“Kemungkinan juga pelaksanaannya menunggu trase Solo-Jogja. Namun yang jelas untuk saat ini kami baru dilibatkan, karena tugas dari pemda hanya menyiapkan yang ada di wilayahnya saja,” katanya.

Baca juga  Syarat Naik Kereta Api Sekarang Tidak Perlu Lagi Antigen dan PCR, Berlaku Mulai 18 Mei 2022 

Wilayah Cilacap yang nanti akan dilintasi jalan tol ini, terdapat 16 desa yang masuk dalam 4 kecamatan meliputi Desa Dondong, Planjan, Karang Jengkol, Kesugihan yang masuk dalam Kecamatan Kesugihan. Lalu Desa Karangrena, Klapagada, Maos Lor, Maos Kidul, Kalijaran, Mrenek yang masuk dalam Kecamatan Maos.

Kemudian Desa Paketingan, Ketanggung, Nusajati, Paberasan yang masuk dalam Kecamatan Sampang. Serta Desa Mujur Lor dan Buntu yang masuk dalam Kecamatan Kroya.

“Rencananya pintu utama tetap di Sumingkir, menyambung trase Bandung-Cilacap. Sementara simpang susun terdekat, ada di Buntu,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini