Sabtu, 3 Desember 2022

Kasus Covid-19 Tinggi, Banyumas Bakal Berlakukan PSBB

Setelah pemerintah pusat berupaya menekan penularan Covid-19, akhirnya diputuskan sejumlah daerah wajib memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di seluruh Provinsi Pulau Jawa dan Bali. PSBB terhitung dari tanggal 11 Januari hingga 25 Januari 2021. Kabupaten Banyumas termasuk yang diwajibkan melaksanakan PSBB.


Banyumas, Serayunews.com

Banyumas menjadi kabupaten yang wajib melaksanakan PSBB karena memiliki kasus penderita Covid-19 yang cukup banyak. Tidak hanya pada penularan, pada kematian akibat virus tersebut juga cukup tinggi.

Penerapan PSBB tersebut dibenarkan oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein saat dikonfirmasi. Namun, dirinya belum dapat menerangkan lebih lanjut terkait sistem PSBB nanti.

“Detailnya hari Sabtu, saya rapatkan,” ujar dia, Rabu (6/1/2021).

Dari data Pemkab Banyumas, hingga saat ini orang yang telah terpapar Covid-19 mencapai 3.782 dengan 855 masih terkonfirmasi positif, 299 dirawat di rumah sakit, 39 fasilitas isolasi khusus, dan 517 isolasi mandiri. Kemudian 2.754 orang dinyatakan sembuh dan 173 orang dinyatakan meninggal dunia.

Berita Terpopuler

Berita Terkini