
BANYUMAS, SERAYUNEWS– Unit Siaga SAR Banyumas menerima informasi kondisi membahayakan manusia berupa kecelakaan saat demonstrasi flying fox di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN SAIZU) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (19/8).
Dikutip dari rilis Basarnas Cilacap, informasi insiden itu diterima dari Bagas (Damkar Banyumas) pada pukul 12.15 WIB, kejadian bermula sekitar pukul 11.20 WIB saat dilaksanakan demonstrasi flying fox kepada mahasiswa baru oleh UKM Faktapala UIN SAIZU. Survivor mengalami benturan akibat diduga terjadi kegagalan pada sistem pengereman wahana flying fox. Panitia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Banyumas dan meminta bantuan kepada USS Banyumas untuk proses evakuasi.
Survivor diketahui bernama Umi Nazelatu Maghfiroh (20 Th/P), warga Kalibeber, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, dalam kondisi selamat.
Lokasi kejadian berada di UIN SAIZU Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada koordinat 7°24’38.10″S 109°13’52.81″E, dengan jarak sekitar 11,6 kilometer dari USS Banyumas.
Menindaklanjuti laporan tersebut, USS Banyumas memberangkatkan satu tim rescue pada pukul 12.20 WIB menuju lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi pada pukul 12.55 WIB dan langsung melaksanakan assessment, berkoordinasi dengan stakeholder terkait, serta memberikan penanganan awal kepada survivor.
Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan proses evakuasi terhadap korban. Pada pukul 13.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa menuju RS Orthopaedi Purwokerto untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Setelah proses evakuasi selesai dan survivor telah mendapatkan penanganan medis, pada pukul 14.00 WIB dilaksanakan debriefing. Operasi SAR kemudian diusulkan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.