
SERAYUNEWS-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjarnegara terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar pelatihan penyusunan program latihan dan gizi atlet bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelatih kepala dari seluruh cabang olahraga di Kabupaten Banjarnegara. Melalui pelatihan ini, para pelatih dibekali pemahaman mengenai penyusunan program latihan yang terukur serta pengaturan kebutuhan gizi atlet sebagai bagian penting dalam peningkatan performa.
Ketua KONI Banjarnegara Nurohman Ahong mengatakan, kerjasama ini merupakan bagian dari upaya KONI Banjarnegara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan pembinaan prestasi olahraga.
Menurutnya, atlet yang berkualitas harus didukung oleh pelatih yang memiliki kompetensi dan pemahaman yang sesuai dengan perkembangan ilmu keolahragaan.
“Ini bagian dari persiapan Banjarnegara menuju Porprov XVII Jateng 2026, dimana para pelatih dibekali tidak hanya berfokus pada latihan fisik atlet, tetapi juga bagaimana pelatih mampu menyusun program yang tepat dan memperhatikan aspek gizi. Keduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya meningkatkan prestasi,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, dalam kegiatan ini, hadir narasumber dari Unnes Semarang yakni, Purwono Sidik Permono, Natalia Desy Putriningtyas, dan Sobihin. Dalam materinya, para dosen Unnes ini menyampaikan program berdasarkan pendekatan ilmiah dan perkembangan terbaru dalam dunia olahraga prestasi.
Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai perencanaan latihan jangka pendek dan jangka panjang, pengelolaan beban latihan, pemantauan kondisi atlet, hingga strategi pemenuhan kebutuhan nutrisi sesuai karakteristik masing-masing cabang olahraga.
Para pelatih juga diajak memahami pentingnya pola makan yang seimbang untuk mendukung proses pemulihan, menjaga kebugaran, dan meningkatkan daya tahan atlet selama menjalani program latihan intensif menjelang pertandingan.
Dikatakannya, setelah pelatihan ini, para atlet akan tampil lebih siap dan kompetitif dalam ajang olahraga terbesar di tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut, dan ini menjadi bagian dari upaya KONI Banjarnegara dalam memperkuat kapasitas pelatih demi target prestasi yang telah ditetapkan.
Selain itu, sinergitas dengan perguruan tinggi ini menjadi menjadi langkah penting dalam menghadirkan pembinaan olahraga yang lebih modern dan berbasis riset. Dengan dukungan akademisi, diharapkan sistem pembinaan atlet di Banjarnegara semakin terarah dan mampu menghasilkan prestasi yang lebih baik.
“Dengan pembinaan yang terintegrasi antara program latihan, pengelolaan gizi, dan peningkatan kompetensi pelatih, kami optimistis para atlet akan tampil lebih siap dan kompetitif dalam ajang olahraga terbesar di tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Purwono Sidik Permono menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. KONI Banjarnegara sendiri saat ini sedang mempersiapkan kontingen menuju Porprov XVII Jateng tahun 2026.
“KONI Banjarnegara saat ini sedang melakukan pemantauan terhadap perkembangan atlet unggulan yang dipersiapkan untuk Porprov Jateng. Dan kami perguruan tinggi dalam hal ini Universitas Negeri Semarang juga memiliki program pengabdian kepada masyarakat, sehingga kolaborasi ini sangat tepat,” ujarnya.
Dengan kolabirasi ini, upaya pembinaan yang terintegrasi antara program latihan, pengelolaan gizi, dan peningkatan kompetensi pelatih, menjadikan KONI Banjarnegara optimistis meraih target yang sudah ditetapkan.