Sabtu, 2 Juli 2022

Korban Tanah Gerak Asinan di Banjarnegara, Terima Bantuan

Korban Tanah Gerak Asinan di Banjarnegara, Terima Bantuan

Untuk membuka akses jalan warga korban tanah gerak di Desa Asinan, Kecamatan Kalibening Banjarnegara, pemerintah bersama dengan para relawan dan masyarakat melakukan pengecoran jalan yang patah. Hal ini dilakukan, agar jalan tersebut dapat dilalui kendaraan.


Banjarnegara, Serayunews.com

Kondisi jalan menuju RT 1 RW 2 Desa Asinan, Kecamatan Kalibening, patah akibat pergerakan tanah yang terjadi dua hari lalu. Agar jalan dapat dilalui, sejumlah relawan dari BPBD, RAPI, PMI dan masyarakat, melakukan kerja bakti memperbaiki akses jalan.

Tak hanya itu, rumah milik warga yang rusak juga sudah dibongkar dan diratakan dengan tanah untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Selain itu, para korban pergerakan tanah ini juga mendapatkan bantuan dari PMI Banjarnegara.

Baca juga  AMSI Jateng Berencana Gelar Digital Awards dan Jateng Digital Converence (JDC) 

“Hari ini kita melakukan kerja bakti dengan menutup jalan yang patah, serta membongkar rumah Sukuyo Siswo yang rusak parah. Sementara ada 10 rumah lainnya yang juga terancam, sementara mereka mengungsi di tempat yang lebih aman,” kata Ketua PARI Banjarnegara, Djarkasi.

Menurutnya, saat ini para relawan RAPI masih melakukan pendampingan dan pemantauan pergerakan tanah bersama dengan tim dari BPBD Banjarnegara. Para relawan ini juga ikut berjaga dan membuat pos mengamatan pergerakan tanah, di Desa Asinan.

Seperti diketahui, pergerakan tanah di Desa Asinan, Kecamatan Kalibening Banjarnegara menyebabkan satu rumah warga rusak parah dan harus dibongkar. Tak hanya itu, pergerakan tanah ini juga sudah mengancam 10 rumah warga lainnya.

Baca juga  Gareth Bale Tersingkir di Madrid, Tapi Bawa Wales Lolos Piala Dunia 2022

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, pergerakan tanah di Desa Asinan, terjadi akibat cuaca ekstrem di Dusun Karangnangka Desa Asinan.

Berdasarkan hasil assesmen, rumah rusak tersebut adalah milik Sukoyo Siswo (70) yang tinggal di RT 1 RW 2, Desa Asinan, Kecamatan Kalibening. Keluarga tersebut, saat ini mengungsi di rumah Kisnanto, warga lainnya yang dinilai lebih aman.

Selain itu, pergerakan tanah ini juga mengancam 10 rumah warga lainnya, yakni milik Warso (37), Hanto (32), Mislam Samsudin, Ny Sulastri, Tuheni, Jabidi, Juwardi, dan Ratmoko. Dengan kondisi ini, masyarakat diminta untuk tetap waspada, khususnya saat hujan kembali turun, apalagi hingga saat ini pergerakan tanah masih terjadi.

Baca juga  Cerita Suka Duka Rahmat, Anggota Damkar di Banjarnegara Selama 21 Tahun Mengabdi: Dulu Sering Kena Prank Kebakaran Bohongan

“Untuk sementara, para relawan dan warga bersama-sama menutup rekahan tanah yang ada, sebagai bentuk antisipasi dan mencegah terjadinya longsor. Selain itu, kita juga melakukan imbauan agar warga yang memiliki kolam disekitar untuk dikeringkan,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini