
SERAYUNEWS – Tim Deputi III Bidang Kesehatan serta Bidang Pengembangan dan Pembangunan Keluarga Kantor Staf Kepresidenan (KSP) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Cilacap, Senin (22/6/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memverifikasi sekaligus memantau pelaksanaan sejumlah program prioritas Presiden Prabowo Subianto di daerah.
Tim KSP diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati Cilacap.
Dalam pertemuan itu, pembahasan difokuskan pada Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), penanggulangan Tuberkulosis (TBC), hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD atau kelompok 3B.
Dalam paparannya, Ammy menjelaskan Program Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Cilacap terus mengalami perkembangan.
Hingga 10 Juni 2026, program tersebut telah menjangkau sekitar 525 ribu warga atau 25,42 persen dari total sasaran sebanyak 2.065.475 orang.
Capaian tersebut mendekati target berkala yang ditetapkan pemerintah sebesar 26,5 persen. Namun, Pemkab Cilacap mengakui masih diperlukan langkah yang lebih masif untuk memenuhi target secara menyeluruh.
Sementara itu, pada program penanggulangan TBC, Kabupaten Cilacap berhasil menemukan 2.653 kasus baru atau sekitar 42,37 persen dari estimasi target terbaru sebanyak 6.261 kasus.
Sebanyak 2.481 pasien di antaranya telah mendapatkan pengobatan dan penanganan medis.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa capaian kinerja program CKG maupun penuntasan TBC masih perlu terus ditingkatkan karena masih berada di bawah target yang ditetapkan,” kata Ammy.
Untuk mempercepat pencapaian target, Pemerintah Kabupaten Cilacap memperkuat sinergi lintas sektor.
Langkah yang dilakukan antara lain mengoptimalkan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TBC), Tim CKG Kabupaten, pembentukan Desa Siaga TBC, hingga pelacakan kasus bersama tracer Bhabinkamtibmas Polres dan kader PKK.
Di bidang pemenuhan gizi, Program Makan Bergizi Gratis juga terus berkembang. Saat ini terdapat 219 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cilacap.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 196 unit telah aktif melayani sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Keberadaan SPPG menjadi salah satu ujung tombak pemerintah dalam memastikan program pemenuhan gizi berjalan efektif dan tepat sasaran.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Zahera Mega Utama, menegaskan kunjungan KSP ke daerah bertujuan memastikan seluruh program prioritas nasional berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan anak sejak masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan kesehatan nasional.
“Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo adalah MBG dan kesehatan. Makan bergizi gratis tapi tidak sehat? Nonsense. Kenapa harus MBG? Karena kita akan menjadikan anak-anak kita sehat. Indonesia ini peringkat kedua untuk penyakit TBC setelah India. Bagaimana cara kita menurunkan ini?” ujar Zahera.
Selain memantau pelaksanaan MBG dan penanganan TBC, KSP juga memberi perhatian terhadap program revitalisasi rumah sakit daerah. Dalam kesempatan tersebut, Zahera mengapresiasi kesiapan fasilitas kesehatan di Kabupaten Cilacap.
Menurutnya, infrastruktur kesehatan di Cilacap memiliki daya saing yang baik. Salah satu indikatornya adalah keberhasilan RSUD Cilacap memperoleh klasifikasi Grade B (Madya).
Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi antara tim KSP dengan para kepala puskesmas dan tenaga kesehatan di lingkungan Pemkab Cilacap.
Mereka menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan sekaligus berdialog langsung dengan para tenaga ahli dari Kantor Staf Kepresidenan.
Kunjungan Tim KSP ke Kabupaten Cilacap menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mengawal pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Melalui pemantauan langsung, pemerintah berharap capaian Program Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, dan penanganan TBC dapat terus meningkat demi mendukung kualitas kesehatan masyarakat.