Kamis, 6 Oktober 2022

Kunjungi Korban Puting Beliung di Bukateja, Ini yang dilakukan Bupati Purbalingga

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi), Senin (7/2/2022) meninjau warga yang sedang bergotong-royong memperbaiki rumah di Desa Karanggedang, Kecamatan Bukateja yang rusak karena angin puting beliung. (Joko Santoso)

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) meninjau lokasi terdampak bencana angin puting beliung di Desa Karanggedang, Kecamatan Bukateja, Senin (7/2/2022). Dalam kesempatan tersebut Tiwi menyerahkan sejumlah bantuan untuk warga yang menjadi korban bencana alam tersebut.


Purbalingga, serayunews.com

“Kami berterima kasih kepada kepada jajaran TNI/Polri, BPBD, masyarakat dan organisasi masyarakat (ormas) yang bahu-membahu gotong-royong membantu rumah yang terdampak. Rumah yang terdampak angin puting beliung sebagian besar sudah diperbaiki dan masyarakat sudah mulai menempati rumahnya,” kata Tiwi, saat meninjau perbaikan rumah warga.

Seperti diberitakan, bencana angin puting beling terjadi pada Jumat (4/2/2022) lalu. Hujan dengan intensitas lebat disertai dengan angin puting beliung memporak porandakan beberapa rumah di Desa Karanggedang.

“Hanya beberapa rumah yang mengalami rusak berat dan targetnya hari ini bisa selesai,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Tiwi mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Purbalingga untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. Terlebih akhir-akhir ini cuaca tidak bisa diprediksi karena anomali.

“Ketika ada kejadiaan di wilayah segera berkoordinasi dengan Pemkab Purbalingga melalui BPBD Purbalingga termasuk jajaran TNI/Polri, kita akan mengerahkan jajaran untuk membantu penanganan bencana,” ujarnya.

Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga, M. Umar Faozi mengatakan dampak bencana angin puting beliung di Desa Karanggedang total ada 34 unit terdampak. Terinci 1 rumah rusak sedang, 25 rumah rusak ringan, 1 unit kandang ayam roboh dan kerusakan pada 7 unit tempat pembakaran bata merah.

“Upaya penanganan yang sudah dilakukan yakni membersihkan puing-puing bangunan dengan kekuatan 213 personel, mendirikan dapur umum di balai desa setempat, memberikan bantuan seng dan paku, serta tadi secara simbolis dilaksanakan pemberian sembako kepada korban terdampak,” imbuhnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini