
BANYUMAS, SERAYUNEWS– Kwartir Ranting (Kwarran) Gumelar menyatakan kesiapannya menjadi titik pemberangkatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tingkat Cabang Banyumas Tahun 2026.
Kegiatan ini akan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Gumelar dipercaya menjadi lokasi start tradisi kepramukaan yang telah berlangsung puluhan tahun di Jawa Tengah.
ETK merupakan tradisi khas Gerakan Pramuka di Jawa Tengah yang rutin digelar sejak 1979 menjelang Hari Pramuka. Tradisi yang berasal dari Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah tersebut kemudian diadopsi oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Banyumas sebagai sarana pembinaan karakter generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Pramuka didorong untuk menjadi pribadi yang disiplin, cinta tanah air, jujur, mandiri, bertanggung jawab, pekerja keras, serta memiliki kepedulian sosial.
Kepastian kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Kwarran Gumelar terpilih, Aryanto, usai penilaian Kwarran Tergiat pada Sabtu (4/7/2026).
“Berdasarkan Surat Ketua Kwarcab Banyumas Nomor 421/1102-D tanggal 13 Juni 2026, perihal pemberitahuan Kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Cabang Banyumas Tahun 2026, kami menyatakan siap menjadi titik pemberangkatan ETK Kwartir Cabang Banyumas Tahun 2026 dalam rangka peringatan Hari Pramuka ke-65, yang direncanakan berlangsung antara bulan Agustus sampai September 2026,” kata Aryanto.
Menurutnya, selama ini wilayah Kwarran Gumelar belum pernah dilalui rute ETK Kwarda Jawa Tengah. Karena itu, kepercayaan menjadi titik awal ETK Tingkat Cabang Banyumas menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anggota Pramuka di wilayah tersebut.
Meski petunjuk teknis (juknis) resmi belum diterbitkan, Kwarran Gumelar mengaku telah melakukan berbagai persiapan.
“Sambil menunggu Juknis lebih lanjut kami sudah melakukan koordinasi internal dengan Mabiran dan menyiapkan daftar kebutuhan ETK, menyiapkan rancangan rute ETK, informasi rute yang akan dilalui, dan gambaran kondisi rute yang akan dilalui, serta menyampaikan sosialisasi kegiatan ini kepada seluruh anggota Pramuka di Kwarran Somagede,” katanya.
Aryanto berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi anggota Pramuka, tetapi juga bagi masyarakat Kecamatan Gumelar secara luas.
Rencana besar ini disambut antusias oleh Dewan Kerja Ranting (DKR) Gumelar. Wakil Ketua DKR Gumelar, Suci Junita Maharani, mengaku bangga karena wilayahnya dipercaya menjadi lokasi start ETK.
“Adanya rencana kegiatan Estafet Tunas Kelapa yang mengambil start di Kwarran Gumelar, membuat kami haru dan bangga, karena akan menjadi sejarah baru sekaligus pengalaman pertama mengikuti kegiatan ETK,” kata Suci.
Sementara itu, Ketua DKR Gumelar, Sifan Yanuar Praditya, berharap kegiatan ini mampu mempererat persaudaraan dan meningkatkan semangat kebersamaan di kalangan anggota Pramuka.
Menurutnya, ETK 2026 dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter, solidaritas, dan semangat pantang menyerah bagi generasi muda di Kecamatan Gumelar.
Dengan ditunjuknya Gumelar sebagai titik awal Estafet Tunas Kelapa Banyumas 2026, kawasan di ujung barat Kabupaten Banyumas tersebut kini bersiap menorehkan sejarah baru dalam perjalanan Gerakan Pramuka di daerah.