
SERAYUNEWS – Tanah longsor di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, memutus akses jalan antargrumbul dan mengganggu aktivitas warga.
Longsor terjadi di Grumbul Gadarusa pada Jumat (2/1/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB, tepatnya di jalur Sabawengi, yang merupakan jalan utama penghubung Grumbul Gandarusa dan Grumbul Planjan.
Selain memutus akses warga, satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi R 1445 HP sempat terperosok ke badan longsoran saat melintas di jalur tersebut.
Kepala Desa Cikakak, Akim, mengatakan jalan yang terdampak longsor merupakan akses vital bagi sekitar 1.200 warga. Jalur tersebut juga menjadi akses utama menuju fasilitas pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMPN 3 Wangon.
“Ada 1.200 warga yang bergantung pada jalan tersebut. Jalan ini juga menjadi akses ke sekolah, mulai dari PAUD, SD, sampai SMPN 3 Wangon. Saat ini tidak bisa dilewati sama sekali,” ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
Menurut Akim, longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil setelah diguyur hujan, sehingga jalan tidak dapat dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sebagai langkah sementara, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif dengan memutar melalui Grumbul Beji, Desa Curahancetak, Kecamatan Lumbir, hingga Desa Cirahab. Namun jalur tersebut membuat jarak tempuh warga bertambah cukup jauh.
“Kalau lewat jalur alternatif, warga harus memutar dan jaraknya bertambah kurang lebih tiga kilometer,” katanya.
Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas harian warga, terutama akses menuju sekolah, tempat kerja, dan kegiatan ekonomi.
Satu unit mobil yang terperosok diketahui dikemudikan Raslim, warga RT 2 RW 10 Desa Cikakak. Saat kejadian, mobil melintas tepat di lokasi longsor sebelum akhirnya terperosok ke badan jalan yang ambles.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Pengemudi selamat, hanya mengalami memar,” ujar Akim.
Pemerintah Desa Cikakak telah melakukan pemantauan lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Hingga Sabtu malam, situasi di lokasi longsor dilaporkan aman dan kondusif.
“Selama kegiatan pemantauan berlangsung, situasi berjalan tertib, lancar, dan aman,” ujarnya.
Pemerintah desa mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan menghindari lokasi longsor, terutama saat hujan masih berpotensi turun.