
SERAYUNEWS — Wijayakusuma FC mengawali kiprahnya di Liga 4 Jawa Tengah Grup G dengan hasil meyakinkan. Bermain di Stadion Wijayakusuma Cilacap, tim tuan rumah sukses mengamankan tiga poin penuh usai menaklukkan ISP Purworejo dengan skor 3-0, Sabtu (3/1/2026).
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Wijayakusuma FC dalam persaingan fase grup Liga 4 Jateng. Tampil di hadapan pendukung sendiri, tim asal Cilacap mampu mengendalikan permainan meski harus berjibaku dengan kondisi lapangan yang licin akibat hujan.
Sejak awal pertandingan, hujan yang mengguyur Stadion Wijayakusuma membuat lapangan dalam kondisi becek. Situasi ini memaksa kedua tim menyesuaikan gaya bermain. Namun, Wijayakusuma FC tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada.
Pelatih Wijayakusuma FC, Mohamad Yahya, mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut tak lepas dari keputusan tim pelatih yang mengubah strategi permainan demi menyesuaikan kondisi lapangan.
“Alhamdulillah pada pertandingan sore hari ini kami meraih kemenangan. Ini kemenangan untuk tim dan seluruh pecinta sepak bola Kabupaten Cilacap. Pertandingannya di luar dugaan karena cuaca grimis dan lapangan cukup becek, tapi fokus kami tetap tiga poin,” ujar Mohamad Yahya.
Yahya menjelaskan, Wijayakusuma FC sejatinya terbiasa memainkan pola permainan pendek dari kaki ke kaki. Namun kondisi lapangan membuat skema tersebut tidak berjalan optimal.
“Awalnya kami bermain tiki-taka, tapi karena lapangan tidak memadai, akhirnya kami mengubah strategi menjadi long pass atau permainan langsung ke jantung pertahanan lawan. Anak-anak menjalankan instruksi dengan baik,” jelasnya.
Ia menegaskan, tiga gol yang tercipta merupakan hasil dari proses latihan dan persiapan matang, bukan sekadar permainan spekulatif.
Meski menang dengan skor telak, Yahya mengakui masih ada sejumlah kekurangan yang perlu dievaluasi, terutama dalam penyelesaian akhir.
“Di babak pertama ada sekitar empat peluang yang terbuang, di babak kedua bahkan lima peluang. Ada faktor terburu-buru dan kondisi lapangan yang membuat tumpuan kaki pemain tidak maksimal sehingga penyelesaian akhir meleset,” katanya.
Yahya juga mengapresiasi perkembangan performa para pemain yang dinilainya terus menunjukkan tren positif sejak rangkaian laga uji coba melawan klub-klub dari Yogyakarta, Kebumen, hingga Persekat Tegal.
“Dari uji coba sebelumnya, aura positif sudah terlihat. Saya sudah bilang ke pemain, mau menang 1-0 atau 10-0 yang penting tiga poin. Alhamdulillah sore ini tercapai,” tegasnya.
Pada laga selanjutnya, Wijayakusuma FC dijadwalkan bertandang ke markas Persibat Batang pada 11 Januari 2026. Pertandingan tersebut menjadi fokus evaluasi tim pelatih.
“Mulai Senin kami sudah kembali latihan. Kami fokus evaluasi dan persiapan ke Batang. Mudah-mudahan kami bisa mencuri poin,” pungkas Yahya.