Selasa, 24 Mei 2022

Markas PMI Cilacap Diperiksa Badan POM Selama Dua Hari 

Inspektur Kepala CPOB Nursaadah, M.Si saat periksa tempat karantina darah (Foto Ulul Azmi)

Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) melakukan Asistensi Regulatory terhadap UTD (Unit Transfusi Darah) PMI Kabupaten Cilacap. Hal ini sebagai bentuk komitmen PMI Cilacap menjadi UTD collecting side dalam rangka peningkatan kualitas fraksionasi plasma (pengolahan menjadi berbagai produk darah) untuk sertifikasi CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik).


Cilacap, serayunews.com

Pelaksanaan Asistensi Regulatory di UTD PMI Cilacap selama dua hari, mulai tanggal 11-12 Mei 2022 ini dilakukan oleh Inspektur Kepala CPOB Nursaadah, M.Si bersama jajarannya. Asistensi dilakukan dengan memeriksa berbagai sarana prasarana penunjang mulai dari administrasi, dokumentasi, hingga berbagai ruangan pendukung tempat peyimpanan darah dan sarana pendukung lainnya.

Baca juga  Jagoan di Tim Uber, Ini Cerita tentang Aisyah Sativa Fatetani Pebulutangkis Belia asal Banyumas 

“Selama dua hari, kita sudah melakukan site visit, beberapa hal memang harus ada yang dibenahi, wajar saja UTD Cilacap baru pertama kali kita hadir di sini baru mengenalkan apa itu CPOB,” ujar Inspektur Kepala CPOB Nursaadah, M.Si dalam keterangannya, Kamis (12/5/2022).

Nursaadah mengatakan, bahwa pembinan asistensi yang dilakukannnya untuk bisa lebih mempercepat dalam sertifikasi CPOB. Kendati demikian, ada beberapa hal yang perlu dibenahi di antaranya ketersediaan prosedur maupun dokumentasi yang sesuai dengan ketentuan CPOB. Kemudian juga memperbaikai alur atau ruangan dan kecukupan petugasnya.

Baca juga  Bangkitkan Perekonomian Warga Lereng Semeru, Pertamina Cilacap Bangunkan Kandang Ternak Komunal

“Masukan kami pada UTD Tingkat Pratama yang akan menjadi collecting side, pertama dengan melakukan koordinasi dengan UTD yang akan menjadi koordinatornya, melakukan diskusi dengan Badan POM, bila ada kendala dalam pencapaian upaya tersebut dan dibutuhkan komitmen dari pengurus PMI dan pegawai,” kata Nursaadah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Unit Donor Darah PMI Cilacap dr Fahlian Wisnu Al Ma’arif menyambut baik adanya asistensi tersebut, sehingga kualitas produksi darah di UTD PMI Cilacap meningkat.

“Kita sangat senang di asistensi dikunjungi oleh BPOM, harapannya dengan asistensi ini, yang akan dilakukan beberapa kali untuk meningkatkan kualitas produk darah. Harapan ke depan kualitas produksi darah di PMI Cilacap lebih bagus lagi,” ujarnya.

Baca juga  Pengurus Juang Kencana Banjarnegara Resmi Dilantik

Sedangkan terkait dengan hasil asistensinya, sejumlah saran akan ditindaklanjuti dengan melakukan revisi atau pembenahan sesuai dengan saran dan masukan yang sesuai dengan ketentuan CPOB.

“Setelah ada asistensi ini kita ada revisi atau pembenahan sesuai yang disarankan, salah satunya terkait dengan saran administrasi, dokumentasi, sarana bangunan dan lainnya,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini