
SERAYUNEWS-Setelah Veddriq Leonardo mendapatkan medali emas perdana Indonesia di Olimpiade 2024, kans mendapatkan medali terbuka kembali. Adalah lifter Rizki Juniansyah yang akan bermain di angkat besi kelas 73 Kg pada Jumat (9/8/2024) mulai pukul 00.30 WIB.
Peluang Rizki untuk menyabet medali bahkan medali emas terbuka. Sebab, Rizki punya catatan luar biasa pada beberapa bulan lalu. Di IWF World Cup 2024 di Phuket Thailand pada Maret-April 2024, Rizki mendapatkan medali emas.
Dia mampu mengangkat angkatan snatch 164 Kg. Kemudian dia mengangkat clean and jerk dengan 201 Kg. Total dia mengangkat 365 Kg dan itu menjadi rekor dunia saat ini. Maka, dengan modal itu, Rizki berpeluang mendapatkan medali pada Olimpiade 2024.
Harapannya tentu saja Rizki bisa meneruskan tradisi medali dari cabang angkat besi. Indonesia selalu mendapatkan medali dari angkat besi sejak Olimpiade 2000. Hanya saja, Indonesia belum pernah mendapatkan medali emas dari cabang angkat besi. Semoga saja, Rizki bisa mendapatkan medali emas pada Olimpiade 2024 ini.
Saingan terberat Rizki di Olimpiade 2024 adalah lifter China Shi Zhiyong. Shi yang kini berusia 30 tahun adalah peraih medali emas kelas 73 Kg di Olimpiade Tokyo 2020. Di IWF World Tour Phuket, Shi ada di posisi dua membayangi Rizki Juniansyah. Secara usia, Rizki jauh lebih muda dari Shi. Jika Shi sudah berusia 30 tahun, Rizki masih berusia 21 tahun.
Aksi Rizki di dunia angkat besi sudah moncer sejak main di junior. Dia juara Junior World Championship dua kali pada 2021 dan 2022. Bahkan di 2021, dia membuat rekor dunia untuk junior dengan total angkatan 349 Kg.
Tahun 2022, Rizki juga juara junior Asia. Bahkan kala itu dia memecahkan rekor dunia junior untuk angkatan snatch dengan 157 Kg.
Sayangnya pada Asian Games 2022, Rizki tidak ikut ambil bagian karena dalam proses pemulihan kebugaran. Kala Asian Games 2022, medali emas untuk kelas 73 Kg menjadi milik Erwin Abdullah dari Indonesia. Sayangnya Erwin tak lolos Olimpiade 2024.