
BANYUMAS, SERAYUNEWS-Jembatan yang baru yang menghubungkan Desa Sidabowa dengan Desa Karanganyar, telah bisa dilewati kendaraan roda empat. Dari pantauan Serayunews.com, Selasa (14/7/2026) pagi terlihat beberapa mobil sudah melintas jembatan tersebut.
Sebelumnya pekan lalu, jembatan tersebut baru bisa dilewati kendaraan roda dua. Akses untuk kendaraan roda empat masih ditutup kala itu. Namun kini, kendaraan roda empat sudah bisa melaju melewati jembatan Sidabowa-Karanganyar.
Sementara dengan boleh melintasnya mobil di jembatan, di pertigaan jalan raya Sidabowa yang menuju jembatan sudah ada relawan pengatur lalu lintas mobil menuju jembatan.
Dengan bolehnya mobil melintas jembatan Sidabowa-Karanganyar maka akses dari Sidabowa ke Karanganyar makin dekat. “Memudahkan bagi yang ingin ke Sidabowa dari Karanganyar atau sebaliknya,” kata Ningsih, warga Patikraja, Selasa (14/7/2026).
Seperti diberitakan sebelumnya, mulanya penghubung dua desa itu adalah jembatan gantung yang memang tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. Bahkan, jembatan ini pernah nyaris putus pada tahun 2023 lalu karena memang beralaskan papan/kayu. Kemudian, dilakukan pembangunan jembatan baru dengan melebarkan jalan menuju jembatan.
Sebagian tanah warga pun kena imbas pelebaran jalan menuju jembatan tersebut. Jembatan ini ada di atas Sungai Logawa.
Jika ingin melintas di jalan raya dari arah Purwokerto menuju ke Patikraja/Cilacap, maka akan melintasi BRI Cabang Sidabowa yang ada di kanan jalan. Beberapa meter sebelah selatan BRI tersebut ada jalan baru yang menuju jembatan Sidabowa-Karanganyar.
Dengan adanya jembatan tersebut akan memudahkan mobilitas warga, khususnya yang menggunakan kendaraan roda empat. Sebab, sebelumnya ketika masih dalam bentuk jembatan gantung, tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Jika dari Sidabowa mau menuju ke Karanganyar, maka kendaraan roda empat harus memutar lebih dari 10 Km melewati Desa Notog, untuk sampai ke Desa Karanganyar.