
SERAYUNEWS — Musyawarah Cabang (Muscab) Himpunan Masyarakat Nias Indonesia atau DPC HIMNI Kabupaten Semarang berlangsung sukses di Aula Gedung D Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Kompleks Tarubudaya, Ungaran Barat, Rabu (27/5/2026).
Dalam forum tersebut, Sozanolo Waruwu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC HIMNI Kabupaten Semarang periode 2026–2030.
Kegiatan dibuka langsung oleh Plt Ketua DPD HIMNI Jawa Tengah, Yasozisokhi Zebua bersama Ngesti Nugraha serta jajaran Forkopimda dan perwakilan pemerintah daerah.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan tarian tradisional khas Nias dari Sanggar Budaya HIMNI Kabupaten Semarang yang dipadukan dengan iringan alat musik tradisional Nias.
Ketua Panitia Muscab, Kalebi Halawa mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting memperkuat soliditas masyarakat Nias di Kabupaten Semarang.
Sebagai bentuk penghormatan, panitia juga menyematkan rompi khas Nias kepada Bupati Semarang dan perwakilan Forkopimda sebelum agenda sambutan dimulai.
Pembukaan Muscab ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Nias berupa Göndra, Aramba, dan Faritia secara bersama-sama oleh Bupati Semarang, Plt Ketua DPD HIMNI Jawa Tengah serta unsur Forkopimda.
Kolaborasi budaya tersebut mendapat apresiasi dari peserta dan tamu undangan yang hadir.
Dalam sidang pleno, peserta Muscab membahas tata tertib organisasi, laporan pertanggungjawaban pengurus demisioner hingga agenda pemilihan ketua baru DPC HIMNI Kabupaten Semarang.
Melalui mekanisme musyawarah, seluruh peserta akhirnya secara aklamasi memilih Sozanolo Waruwu sebagai ketua baru.
Yasozisokhi Zebua mengapresiasi pelaksanaan Muscab tersebut dan menyebut Muscab Kabupaten Semarang menjadi yang pertama di tingkat DPC se-Jawa Tengah yang dilaksanakan sesuai mekanisme AD/ART organisasi.
Menurutnya, DPD HIMNI Jawa Tengah saat ini tengah melakukan konsolidasi organisasi setelah sebelumnya mengalami kevakuman kepengurusan.
“Pelaksanaan Muscab seperti ini sangat baik karena seluruh masyarakat dapat ikut bermusyawarah dan merasa memiliki organisasi HIMNI sebagai rumah bersama,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan Muscab HIMNI Kabupaten Semarang dapat menjadi contoh bagi DPC lainnya di Jawa Tengah untuk segera melakukan konsolidasi organisasi.
Sementara itu, Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menilai Muscab bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah yang harmonis dan inklusif.
Ia mengaku terkesan dengan besarnya komunitas masyarakat Nias yang tinggal di Kabupaten Semarang.
“Saya berharap masyarakat Nias dapat bersama-sama menjaga kerukunan dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Semarang,” katanya.
Dalam pidato perdananya, Sozanolo Waruwu meminta dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat Nias, serta jajaran DPD dan DPP HIMNI agar program organisasi dapat berjalan optimal.
Ia berharap HIMNI Kabupaten Semarang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nias di wilayah tersebut dan sekitarnya.