
SERAYUNEWS- Langkah Timnas Indonesia untuk memperkuat skuad menghadapi Piala AFF 2026 semakin mulus. Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada periode 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.
Komisi X DPR RI resmi menyetujui rekomendasi kewarganegaraan bagi dua calon pemain naturalisasi, Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery, dalam rapat kerja bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga serta PSSI di Gedung DPR RI, Jakarta.
Persetujuan tersebut menjadi tahapan penting dalam proses naturalisasi kedua pemain muda berbakat yang diproyeksikan memperkuat skuad Garuda pada berbagai agenda internasional, termasuk Piala AFF 2026.
Rapat kerja yang digelar pada Senin (15/6/2026) itu dipimpin Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani. Hadir pula Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang didampingi anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani Sungkono.
Sebelum mendapatkan lampu hijau dari DPR RI, Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery telah lebih dahulu mengikuti program pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia.
Keduanya menjalani training camp di Jakarta pada periode 26 hingga 30 Mei 2026 sebagai bagian dari persiapan tim menuju Piala AFF 2026. Selain itu, mereka juga terlibat dalam agenda FIFA Matchday yang berlangsung pada 1–9 Juni 2026.
Kehadiran dua pemain muda ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sekaligus memperdalam pilihan pemain bagi pelatih Timnas Indonesia.
Jika seluruh proses administrasi berjalan lancar, Mitchell dan Luke berpeluang menjalani debut resmi bersama Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2026.
Luke Anthony Vickery lahir di Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005. Saat ini, ia memperkuat Macarthur FC, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Australia.
Usianya yang masih muda membuat Luke dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi aset jangka panjang bagi Timnas Indonesia. Pengalamannya bermain di kompetisi profesional Australia juga diharapkan membawa nilai tambah bagi skuad Garuda.
Sementara itu, Mitchell Lee Baker lahir pada 11 Desember 2006. Saat ini ia sedang mengembangkan karier sepak bolanya sambil menempuh pendidikan di Georgetown University, Amerika Serikat.
Mitchell masuk dalam radar PSSI karena dinilai memiliki kualitas yang mampu meningkatkan persaingan sehat di dalam tim nasional sekaligus menjadi bagian dari regenerasi pemain Indonesia di masa depan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif keputusan Komisi X DPR RI yang memberikan persetujuan terhadap proses naturalisasi kedua pemain tersebut.
Menurut Erick, dukungan DPR RI menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, legislatif, dan federasi sepak bola dalam upaya meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di level internasional.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan naturalisasi yang dijalankan PSSI tidak hanya berorientasi pada kebutuhan jangka pendek, tetapi juga bertujuan memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola nasional.
“Kami dari PSSI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan, masukan, serta kepercayaan yang senantiasa diberikan oleh pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI. Ini merupakan wujud sinergi yang luar biasa dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih tangguh di kancah internasional,” ujar Erick dikutip dari laman PSSI.
Erick menambahkan, Mitchell Baker dan Luke Vickery dibutuhkan untuk menambah kedalaman skuad sekaligus memberikan transfer pengetahuan kepada para pemain lokal.
“Mereka dibutuhkan untuk transfer pengetahuan serta melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan tim nasional maupun liga profesional. Mereka ingin menjadi WNI karena memiliki komitmen untuk berkontribusi bagi Timnas Indonesia,” katanya.
Dalam kesimpulan rapat kerja, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menekankan bahwa program naturalisasi atlet harus dilakukan secara selektif, transparan, dan memiliki tujuan strategis yang jelas.
Menurutnya, proses naturalisasi harus tetap berjalan beriringan dengan pembibitan dan pembinaan pemain lokal agar regenerasi sepak bola Indonesia tetap terjaga.
Komisi X DPR RI pun menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia kepada Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery dengan mempertimbangkan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini serta pembangunan sepak bola nasional dalam jangka panjang.
Masuknya Mitchell Lee Baker dan Luke Anthony Vickery berpotensi menambah kekuatan Timnas Indonesia yang tengah mempersiapkan diri menghadapi berbagai kompetisi internasional.
Dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora berkualitas, skuad Garuda diharapkan semakin kompetitif serta mampu bersaing untuk meraih prestasi terbaik di Piala AFF 2026.
Apabila seluruh tahapan naturalisasi selesai tepat waktu, para pendukung Timnas Indonesia berpeluang menyaksikan debut resmi kedua pemain muda tersebut dalam balutan seragam Merah Putih pada turnamen paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara.