Sabtu, 2 Juli 2022

Nekad! Sebrangi Sungai Cintanduy, Warga Kedungreja Tenggelam

Cilacap, serayunews.com – Tiga warga nekad menyebrangi sungai Cintaduy di Desa Sidanegara Kecamatan Kedungreja. Dua orang berhasil menyeberang sementara satu meninggal karena tenggelam. Satu korban yakni Supriyadi, (30) th, warga Dusun Sidaurip RT 01 RW 04 Desa Sidanegara Kecamatan Kedungreja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya mereka berniat menyebarangi sungai itu dengan cara berenang sekitar pukul 15.30 WIB pada Jumat (12/7/2019). Menurut penuturuan warga sekitar, menyeberangi sungai dengan berenang sudah menjadi kebiasaan warga setempat. Namun Supriyadi terlihat tidak kuat berenang hingga mengalami kesulitan.

Baca juga  Gawat! Banjir di Cilacap Meluas, 10 Desa Terendam Hampir Semeter

Melihat hal itu, Sukino dan Muhibut Tohari berupaya menolong korban. Namun upaya ini gagal hingga korban tidak nampak lagi di permukaan sungai. Mereka lalu meminta pertolongan warga dan diteruskan ke petugas terkait. Selang beberapa saat kemudian, tim gabungan terdiri dari Basarnas Cilacap, Tasikmalaya dan sejumlah relawan turun ke lokasi.

Selain itu, aparat terkait juga ikut memberikan dukungan dalam pencarian korban. Mereka melakukan penyisiran yang dimulai dari titik pertama kali korban dilaporkan tenggelam. Pencarian korban oleh tim gabungan tersebut cukup menyita waktu dan perhatian warga setempat.

Baca juga  45 Jemaah Calon Haji Pertamina Cilacap Dilepas, Pjs GM: Bangun Rasa Kasih Sayang dan Semangat Kebersamaan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap Tri Komara Sidhy melalui Kepala UPT BPBD Sidareja, Agus Sudaryanto. mengatakan, upaya pencarian berlangsung 2 jam lebih. Korban diduga kehabisan tenaga saat menyeberangi sungai yang cukup lebar tersebut. Hal ini diperkuat dengan keterangan 2 saksi yang ikut berenang bersama korban.

“Korban dinyatakan sudah meninggal dunia saat ditemukan. Setelah ditemukan, korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini