
SERAYUNEWS – Piala Dunia 2026 menjadi salah satu turnamen sepak bola paling dinantikan karena digelar di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Ajang ini diprediksi menghadirkan ratusan pertandingan yang berlangsung dari fase awal hingga partai final dengan durasi kompetisi lebih dari satu bulan penuh.
Sebagai turnamen terbesar dalam sejarah, Piala Dunia 2026 juga membawa format baru dengan jumlah peserta yang lebih banyak dibanding edisi sebelumnya.
Total 48 tim nasional akan bersaing dalam 104 pertandingan yang tersebar di 16 kota penyelenggara. Kondisi ini membuat kebutuhan akses siaran menjadi semakin penting bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Di Indonesia sendiri, masyarakat dapat menikmati pertandingan melalui jalur resmi yang telah mendapatkan hak siar.
Selain televisi, perkembangan teknologi juga membuat pertandingan bisa diakses melalui platform digital, sehingga penonton memiliki lebih banyak pilihan untuk mengikuti jalannya turnamen.
Perkembangan siaran televisi digital membuat masyarakat semakin mudah menikmati tayangan olahraga internasional. Tidak hanya mengandalkan televisi analog seperti sebelumnya, kini penonton dapat mengakses siaran dengan kualitas gambar dan suara yang lebih jernih.
Untuk menikmati pertandingan, pengguna televisi digital cukup melakukan pemindaian ulang saluran agar kanal yang menyiarkan Piala Dunia dapat muncul.
Sementara itu, pengguna televisi analog dapat menggunakan perangkat tambahan seperti Set Top Box (STB) untuk mengubah sinyal digital menjadi tayangan yang dapat diterima televisi lama.
Selain melalui televisi, akses menonton juga tersedia melalui platform streaming resmi. Layanan digital ini memungkinkan penonton menyaksikan pertandingan dari perangkat seperti ponsel, tablet, maupun laptop.
Fitur tambahan seperti tayangan ulang, highlight pertandingan, hingga cuplikan gol membuat pengalaman menonton menjadi lebih fleksibel.
Dengan adanya berbagai opsi tersebut, masyarakat tidak lagi terbatas pada satu jenis perangkat saja. Hal ini menjadi bagian dari transformasi besar dalam dunia penyiaran olahraga yang kini semakin terintegrasi dengan teknologi digital.
Pertanyaan “piala dunia 2026 nonton di tv mana?” menjadi salah satu yang paling banyak dicari menjelang turnamen berlangsung.
Berdasarkan informasi resmi, hak siar Piala Dunia 2026 di Indonesia dipegang oleh TVRI melalui dua kanal utama, yaitu TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Kedua saluran ini akan menayangkan seluruh rangkaian pertandingan selama turnamen berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
TVRI Sport akan difokuskan untuk tayangan pertandingan internasional, sementara TVRI Nasional tetap menjadi bagian dari jaringan siaran yang dapat diakses masyarakat luas.
Selain melalui televisi, penonton juga dapat menyaksikan seluruh pertandingan melalui platform digital resmi hasil kerja sama TVRI dengan layanan streaming Fola Play.
Aplikasi ini menyediakan akses lengkap seluruh 104 pertandingan secara langsung, termasuk tayangan ulang, highlight, dan berbagai konten pendukung lainnya.
Bagi masyarakat yang menggunakan televisi digital, cukup melakukan pencarian ulang kanal agar TVRI Nasional dan TVRI Sport muncul di daftar saluran.
Sementara itu, pengguna televisi analog perlu menggunakan Set Top Box untuk dapat menangkap siaran digital dengan baik.
Dengan kombinasi siaran televisi dan layanan streaming, masyarakat Indonesia kini memiliki banyak pilihan untuk mengikuti jalannya Piala Dunia 2026 tanpa khawatir tertinggal momen penting.
Demikian informasi tentang stasiun televisi Indonesia yang menyiarakan Piala Dunia 2026.***