
SERAYUNEWS – Tongkat estafet kepemimpinan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas resmi berpindah tangan.
Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Banyumas yang digelar pada 7–8 Februari 2026, Nungky Harry Rachmat ditetapkan sebagai Ketua PMI Banyumas periode 2026–2031.
Dia akan menggantikan Sadewo Tri Lastiono yang saat ini menjabat sebagai Bupati Banyumas.
Nungky Harry Rachmat, yang kini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Sekda Banyumas, terpilih secara bulat melalui mekanisme aklamasi dalam sidang pemilihan ketua.
Sebelumnya, muncul dua nama calon ketua yang diusulkan dari tingkat kecamatan, yakni Nungky Harry Rachmat dan dr. Tangguh Budi Prasetyo.
Namun, pemilihan akhirnya berlangsung secara aklamasi setelah dr. Tangguh menyatakan tidak bersedia maju sebagai calon Ketua PMI Banyumas.
Dalam pidato perdananya usai terpilih sebagai Ketua PMI Banyumas periode 2026–2031, Nungky menegaskan komitmennya untuk langsung memperkuat organisasi melalui kolaborasi lintas sektor.
“Saya siap berkolaborasi dengan para pengurus dan Pemkab Banyumas serta siap melaksanakan amanat dari Musyawarah Kabupaten,” ujarnya.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, yang membuka langsung pelaksanaan Musyawarah Kabupaten PMI Banyumas, menyatakan dukungan penuh terhadap kepengurusan PMI Banyumas yang baru.
Ia berharap berbagai capaian besar yang telah diraih pada periode sebelumnya dapat terus dipertahankan, khususnya prestasi pada level internasional.
“Saya berharap PMI Banyumas semakin maju dan produktif termasuk mempertahankan capaian penting seperti pengiriman fraksionasi plasma ke Korea Selatan, karena PMI Banyumas menjadi salah satu dari tiga PMI di Indonesia yang menjalankan program tersebut,” katanya.
Dengan terpilihnya Nungky Harry Rachmat secara aklamasi, PMI Kabupaten Banyumas diharapkan semakin solid dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan, pengelolaan donor darah, serta jejaring kerja sama lintas sektor di wilayah Banyumas.