
SERAYUNEWS- Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/MI dan SMP/MTs tahun 2026 telah resmi dibuka oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Ini sekaligus menjadi momentum penting bagi orang tua dan siswa yang ingin lolos jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027.
Agenda ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi capaian akademik, tapi juga peluang besar menunjukkan prestasi siswa secara objektif dan terstandar, terlepas dari nilai rapor semata.
Melansir laman resmi Kemendikdasmen pendaftaran TKA dibuka mulai 19 Januari hingga 28 Februari 2026, memberikan rentang waktu cukup panjang bagi peserta untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Dengan sistem berbasis komputer, asesmen ini dirancang untuk menggambarkan potret kemampuan murid secara adil, serta menjadi indikator tambahan dalam penerimaan siswa melalui jalur prestasi akademik.
Tak hanya itu, rangkaian kegiatan TKA termasuk simulasi, gladi bersih, hingga pelaksanaan utama menjadikan proses ini sebagai momen strategis untuk memetakan kesiapan siswa dalam kompetisi akademik nasional.
Semua tahapan ini juga berkontribusi pada perbaikan kualitas pembelajaran di sekolah dan daerah.
TKA Tahun 2026 hadir bukan sebagai syarat kelulusan, tetapi sebagai alat ukur yang objektif untuk memetakan kemampuan akademik siswa SD dan SMP secara nasional.
Pendekatan ini membantu pemerintah dan sekolah memahami perkembangan mutu pendidikan di berbagai wilayah Indonesia, sehingga intervensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dapat lebih tepat sasaran.
Menurut Kemendikdasmen, hasil TKA akan menjadi salah satu dasar seleksi untuk jalur prestasi akademik dalam SPMB 2026/2027, terutama bagi siswa yang ingin masuk jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi di sekolah negeri atau unggulan.
Asesmen ini juga membuka kesempatan bagi siswa dengan potensi akademik tinggi meski berasal dari lingkungan yang beragam, karena penilaian TKA dinilai lebih adil dan terstandar dibandingkan hanya mengandalkan nilai rapor.
Penting bagi orang tua dan siswa untuk memahami seluruh rangkaian jadwal TKA agar tidak ada tahapan yang terlewat. Berikut tahapan lengkap yang telah ditetapkan:
1. Pendaftaran Peserta: 19 Januari – 28 Februari 2026
2. Simulasi TKA SMP: 23 Feb – 1 Maret 2026
3. Simulasi TKA SD: 2 – 8 Maret 2026
4. Gladi Bersih: 9 – 17 Maret 2026
5. Pelaksanaan TKA SMP: 6 – 16 April 2026
6. Pelaksanaan TKA SD: 20 – 30 April 2026
7. Pelaksanaan Susulan: 11 – 17 Mei 2026
8. Pengolahan Hasil: 18 – 24 Mei 2026
9. Pengumuman Hasil Nasional: 24 – 25 Mei 2026
Setiap tahapan memiliki peran tersendiri dalam mempersiapkan siswa menghadapi ujian utama dan memaksimalkan potensi dalam jalur prestasi. Simulasi dan gladi bersih khususnya menjadi momen penting untuk familiarisasi soal dan strategi mengerjakan.
Pendaftaran TKA 2026 membutuhkan kesiapan data sejak awal agar proses berjalan lancar. Banyak peserta gagal bukan karena kemampuan, melainkan kelalaian administratif. Karena itu, memahami syarat utama menjadi langkah pertama menuju kelulusan.
Syarat Pendaftaran TKA 2026:
1. Siswa wajib memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang aktif dan valid sesuai data Dapodik.
2. Data identitas siswa harus lengkap dan sinkron antara sekolah, orang tua, dan sistem pendaftaran.
3. Orang tua perlu memastikan tidak ada kesalahan penulisan nama, tanggal lahir, atau jenjang pendidikan.
4. Beberapa daerah mensyaratkan dokumen tambahan, seperti rapor, surat rekomendasi, atau bukti prestasi.
5. Untuk jalur prestasi, bukti capaian akademik atau non-akademik sebaiknya disiapkan sejak jauh hari.
Persyaratan administratif sering dianggap sepele, padahal sangat menentukan kelolosan. Persiapan sejak dini membantu menghindari kendala teknis. Dengan data yang rapi, peluang lolos TKA 2026 semakin terbuka lebar.
Memaksimalkan potensi dalam TKA bukan hanya soal kesiapan teknis mengerjakan soal, tetapi juga pemahaman strategi belajar. Orang tua dan siswa disarankan:
1. Membuat jadwal belajar rutin harian agar materi TKA terulang dan terserap maksimal.
2. Mengikuti simulasi dan gladi bersih sebagai latihan teknis mengerjakan soal berbasis komputer.
3. Memanfaatkan materi pembelajaran online dan contoh soal dari sumber resmi.
4. Berlatih manajemen waktu mengerjakan soal saat simulasi.
5. Mendapatkan bimbingan dari guru atau tutor untuk fokus pada area lemah.
6. Mencatat kesalahan latihan dan memperbaikinya setiap hari.
7. Beristirahat cukup sebelum hari ujian utama agar kondisi prima.
8. Tetap tenang dan fokus saat pelaksanaan TKA berlangsung.
Strategi ini membantu peserta tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga mental saat menghadapi ujian berskala nasional.
Peran aktif sekolah dan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan TKA 2026. Sekolah diharapkan memberikan informasi lengkap dan mendukung siswa secara teknis dan psikologis. Sedangkan orang tua perlu memberikan dorongan dan mengatur lingkungan belajar yang kondusif di rumah.
Kolaborasi antara sekolah dan orang tua juga menciptakan suasana yang memotivasi siswa untuk tampil terbaik tanpa tekanan. Dengan begitu, hasil TKA akan mencerminkan kemampuan akademik secara realistis dan adil.
TKA 2026 selaras dengan kebijakan pendidikan nasional yang menekankan pemetaan kemampuan siswa bukan hanya sebagai alat seleksi, tetapi sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pembelajaran. Asesmen ini mendukung visi pendidikan Indonesia yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.
Hasil TKA juga diharapkan membantu pemerintah daerah dalam memahami kondisi pendidikan di wilayahnya sehingga dapat merancang intervensi tepat guna untuk peningkatan mutu.
Sebagian siswa mungkin merasa takut atau kurang percaya diri menjelang TKA, terutama menghadapi soal yang belum familiar. Namun, tantangan ini dapat diatasi dengan sikap disiplin belajar, dukungan keluarga, dan fasilitas sekolah yang memadai.
Di sisi lain, TKA membuka peluang bagi siswa dari latar belakang berbeda untuk menunjukkan kemampuan akademik mereka secara objektif, meninggalkan ketergantungan pada penilaian semata nilai rapor.
Dengan mengikuti TKA, siswa mendapatkan gambaran jelas tentang kemampuan mereka di luar lingkungan sekolah. Sikap ini memupuk rasa percaya diri serta memberi arah pembelajaran yang lebih terfokus.
Bagi sekolah, data TKA menjadi dasar dalam evaluasi metode pengajaran dan kurikulum agar lebih relevan dan efektif.
Pendaftaran TKA SD–SMP 2026 adalah langkah awal menuju prestasi nyata dalam jalur seleksi akademik. Dengan memahami jadwal lengkap, mempersiapkan persyaratan administratif, serta menerapkan strategi belajar yang terencana, para peserta memiliki peluang lebih besar untuk unggul dalam jalur prestasi SPMB 2026/2027.
Partisipasi aktif sekolah, dukungan orang tua, serta kesiapan mental siswa menjadi kunci utama kesuksesan TKA 2026. Saatnya menggunakan asesmen ini sebagai batu loncatan menuju masa depan pendidikan yang lebih cerah dan prestasi yang gemilang.