
CILACAP, SERAYUNEWS – Seorang warga dibuat panik setelah drone miliknya tersangkut di bawah atap Stadion Wijayakusuma, Kabupaten Cilacap, Senin (6/7/2026). Tak mampu mengambil sendiri perangkat tersebut, pemilik akhirnya meminta bantuan Tim Rescue Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Cilacap.
Laporan diterima petugas sekitar pukul 11.30 WIB. Tak lama berselang, tim rescue langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Hanya dalam waktu sekitar 20 menit, drone berhasil diturunkan dengan selamat.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, mengatakan penyelamatan bermula dari laporan seorang warga bernama Kris Anto yang kehilangan kendali atas drone miliknya saat diterbangkan di sekitar stadion.
“Setelah menerima laporan, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan pemantauan dan proses evakuasi. Alhamdulillah drone berhasil dievakuasi dengan aman dan kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan petugas, peristiwa terjadi saat pemilik mengoperasikan drone di sekitar Stadion Wijayakusuma. Drone sempat terbang cukup tinggi hingga mendekati bagian atap stadion.
Namun, pemilik tidak menyadari kapasitas baterai sudah menipis. Akibatnya, drone kehilangan daya dan mendarat di bagian bawah atap stadion yang sulit dijangkau.
Melihat drone tersangkut, pemilik sempat panik dan berupaya mencari cara untuk mengambilnya. Karena tidak berhasil, ia kemudian mendatangi Pos Damkar Cilacap untuk meminta bantuan.
“Drone mengalami kendala saat dioperasikan karena baterainya sudah lemah sehingga tidak bisa dikendalikan dan akhirnya tersangkut di bawah atap stadion,” ujar Gatot.
Sesampainya di lokasi, petugas melakukan pemetaan posisi drone sebelum menyiapkan peralatan penyelamatan. Proses evakuasi berlangsung tanpa hambatan hingga drone berhasil diambil dan diserahkan kembali kepada pemiliknya.
Selain melakukan penyelamatan, petugas juga memberikan edukasi kepada pemilik drone agar lebih memperhatikan kondisi perangkat sebelum diterbangkan, terutama memastikan baterai dalam kondisi penuh dan memperhitungkan lokasi penerbangan.
“Kami juga memberikan edukasi kepada pemilik agar selalu mengecek kondisi drone sebelum digunakan sehingga kejadian seperti ini tidak terulang,” tandasnya.