
WONOSOBO, SERAYUNEWS– Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Tengah bersama Satbinmas Polres Wonosobo resmi membuka Pelatihan Satpam Gada Pratama Pola 140 Jam Pelajaran (JP) di Aula Don Bosco, Kabupaten Wonosobo, Kamis (2/7/2026).
Pelatihan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pengamanan swakarsa sekaligus mencetak personel Satpam yang profesional, kompeten, dan memiliki legalitas sesuai ketentuan yang berlaku.
Upacara pembukaan dipimpin Kasubdit Binsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Jawa Tengah, AKBP Meyta Toliu, serta diikuti puluhan calon anggota Satpam dari Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Bima Global Security.
Sebelum memasuki masa pendidikan, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan (Rikkes) sebagai bagian dari proses seleksi awal. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan setiap peserta memiliki kondisi fisik yang prima selama mengikuti rangkaian pendidikan.
Usai pemeriksaan kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Agenda utama meliputi penyematan tanda peserta, pengucapan Janji Siswa, hingga pengarahan kepada seluruh peserta pelatihan.
Setelah prosesi resmi selesai, para siswa langsung berganti pakaian lapangan untuk mengikuti orientasi dan pengenalan daerah latihan (DPal) sebagai tahap awal pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kesiapan fisik.
Dalam amanatnya, AKBP Meyta Toliu menegaskan bahwa Satpam memiliki posisi penting sebagai mitra strategis Polri dalam mendukung sistem keamanan swakarsa di berbagai lingkungan kerja.
Menurutnya, pelatihan Gada Pratama tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter, integritas, dan pemahaman hukum bagi setiap peserta.
“Satpam adalah perpanjangan tangan Polri. Kami ingin memastikan bahwa setiap personel yang lulus dari pelatihan ini tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas tinggi, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan keamanan yang humanis di tempat tugasnya,” ujar AKBP Meyta Toliu.
Ia menambahkan, melalui pendidikan selama 140 jam pelajaran, peserta akan memperoleh kompetensi dasar kepolisian terbatas yang menjadi syarat utama bagi Satpam profesional.
Kegiatan pembukaan juga dihadiri sejumlah pejabat kepolisian dan perwakilan perusahaan jasa pengamanan.
Mereka di antaranya Kasibinlat Subdit Satpam/Polsus Kompol Rachmawati Wulansari, Kasatbinmas Polres Wonosobo AKP Suratno, jajaran instruktur pelatihan, serta manajemen PT Bima Global Security.
Kehadiran para instruktur diharapkan mampu memberikan pembekalan secara komprehensif, mulai dari disiplin, etika profesi, kemampuan pengamanan, pelayanan masyarakat, hingga pemahaman terhadap regulasi yang berlaku.
Melalui momentum pembukaan pelatihan tersebut, Polres Wonosobo juga mengimbau seluruh perusahaan, instansi pemerintah, maupun pengelola kawasan usaha agar mengutamakan penggunaan Satpam yang memiliki sertifikasi resmi Gada Pratama.
Legalitas dan kompetensi personel keamanan dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tertib, serta kondusif.
Dengan meningkatnya jumlah Satpam bersertifikat, sistem pengamanan swakarsa di Kabupaten Wonosobo diharapkan semakin profesional sekaligus mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang berkelanjutan.
Pelatihan Satpam Gada Pratama merupakan jenjang pendidikan dasar yang wajib diikuti oleh calon anggota Satpam sesuai ketentuan Kepolisian Republik Indonesia.
Program ini membekali peserta dengan kemampuan dasar pengamanan, pengetahuan hukum, etika profesi, pelayanan publik, hingga keterampilan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan.
Melalui pelatihan berstandar nasional ini, Ditbinmas Polda Jawa Tengah berharap lahir personel Satpam yang profesional, berintegritas, disiplin, serta mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan di lingkungan kerja masing-masing.