
SERAYUNEWS– Pemerintah Kabupaten Cilacap menyiapkan ribuan paket sembako murah untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Program ini dikemas melalui Pasar Murah Tingkat Kabupaten Cilacap Tahun 2026.
Sebanyak 3.000 paket sembako disiapkan untuk warga berpenghasilan rendah sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi pangan menjelang Lebaran. Pasar murah ini direncanakan digelar pada 4 Maret 2026 di Lapangan Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan.
Persiapan pelaksanaan pasar murah dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Cilacap, Agus Firmanudin, Rabu (4/2/2026). Rapat tersebut melibatkan berbagai pihak lintas organisasi perangkat daerah serta pemangku kepentingan terkait.
Selain membantu masyarakat, pasar murah juga menjadi bagian dari langkah stabilisasi harga kebutuhan pokok di tengah tren kenaikan harga menjelang Ramadhan dan Idulfitri. Sasaran utama kegiatan ini adalah warga Kabupaten Cilacap dengan tingkat penghasilan rendah.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Cilacap juga mengajak pelaku usaha, BUMN, BUMD, hingga perusahaan swasta untuk ikut berkontribusi. Keterlibatan banyak pihak diharapkan tidak hanya memperkuat pasokan bahan pokok, tetapi juga mendorong pergerakan sektor usaha dan perekonomian daerah.
“Setiap paket sembako berisi beras premium kemasan 3 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram. Paket tersebut disubsidi sebesar Rp 30 ribu dan dapat ditebus masyarakat menggunakan kupon yang dibagikan sebelumnya. Selain paket bersubsidi, panitia juga menyiapkan stand yang menjual berbagai komoditas pangan lainnya tanpa sistem kupon,” ujar Firmanudin.
Total akan ada sekitar 50 stand yang meramaikan Pasar Murah Tingkat Kabupaten. Tak hanya berhenti di tingkat kabupaten, kegiatan serupa juga direncanakan digelar di seluruh kecamatan di Kabupaten Cilacap agar jangkauan manfaatnya lebih luas.
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman bersama Ketua TP PKK Kabupaten Cilacap turut mendorong seluruh OPD dan stakeholder untuk memberikan kontribusi maksimal, terutama karena kegiatan ini digelar bertepatan dengan momentum Bulan Ramadhan dan menjelang Idulfitri.
“Kalau bisa kontribusi yang diberikan tahun ini lebih baik dari tahun lalu, sehingga masyarakat penerimanya bisa lebih banyak. Saya minta juga kupon dibagikan secara adil, sesuai hak masyarakat yang memang membutuhkan bantuan ini,” pungkas Bupati.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pasar murah diharapkan tetap mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pemkab Cilacap juga menekankan pentingnya pendistribusian kupon secara adil agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.