
SERAYUNEWS-Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mulai mematangkan persiapan pemulangan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 1.041 jemaah haji asal Banjarnegara dijadwalkan kembali ke tanah air pada 25–26 Juni 2026 melalui Bandara Adi Soemarmo Solo dan Asrama Haji Donohudan.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah Banjarnegara, Hendro Cahyono, dengan melibatkan berbagai instansi untuk memastikan proses kepulangan jemaah berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Banjarnegara, Imam Nur Sa’ad, mengatakan jemaah haji reguler asal Banjarnegara terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 69, 70, 71, dan 72.
Di tengah persiapan tersebut, Pemkab Banjarnegara juga menyampaikan duka cita atas wafatnya empat jemaah haji asal Banjarnegara saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Empat jemaah yang meninggal dunia adalah Romini binti Sumeri dari Kecamatan Punggelan, Adiyono bin Budi Harsono dari Kecamatan Banjarnegara, Sabar bin Muchson dari Kecamatan Batur, dan Sama’i bin Artowiharjo dari Kecamatan Wanayasa,” ujar Imam.
Selain menyiapkan pemulangan massal, Pemkab Banjarnegara bersama Kementerian Agama juga memfasilitasi satu jemaah yang menjalani tanazul, yaitu mekanisme kepulangan lebih awal karena kondisi tertentu.
Jemaah tersebut adalah Nasirun bin Santari (80), warga Desa Situwangi, Kecamatan Rakit. Ia dialihkan kepulangannya melalui mutasi masuk ke Kloter 29 SOC Solo dan bergabung dengan jemaah asal Kota Semarang serta Kabupaten Grobogan.
Menurut Imam, jemaah tanazul tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 03.50 WIB.
“Pemulangan lebih awal ini merupakan bentuk pelayanan kepada jemaah yang membutuhkan penanganan khusus sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Untuk mendukung kelancaran proses kepulangan, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara telah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari armada bus penjemputan hingga pengangkutan barang bawaan jemaah.
Sebanyak delapan unit truk disiapkan untuk mengangkut koper jemaah dari Asrama Haji Donohudan menuju Banjarnegara. Distribusi logistik tersebut akan dikawal oleh tim gabungan yang terdiri dari Polres Banjarnegara, Bagian Umum Setda, dan Kantor Kementerian Agama.
Seluruh koper jemaah nantinya akan dipusatkan di Gedung Golkar Banjarnegara sebagai titik akhir distribusi barang bawaan.
Sementara itu, petugas penjemputan dijadwalkan berangkat lebih awal dan diminta sudah berada di Asrama Haji Donohudan setidaknya dua jam sebelum pesawat mendarat guna mengantisipasi perubahan jadwal penerbangan.
Prosesi penyambutan jemaah haji akan dilaksanakan secara bertahap di Pendopo Dipayuda Adigraha sesuai jadwal kedatangan masing-masing kloter.
Rangkaian penyambutan diawali dengan kedatangan Kloter 69 pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 17.00 WIB, yang akan diterima oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Selanjutnya, Kloter 70 dijadwalkan tiba pada Kamis malam pukul 22.00 WIB dan rencananya akan disambut langsung oleh Bupati Banjarnegara.
Pada Jumat, 26 Juni 2026, Kloter 71 diperkirakan tiba pukul 11.00 WIB dan akan diterima oleh Wakil Bupati Banjarnegara. Adapun penyambutan terakhir dilakukan untuk Kloter 72 yang dijadwalkan datang pukul 15.30 WIB dan akan diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara.
Pemkab Banjarnegara berharap seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji dapat berlangsung lancar, sehingga para tamu Allah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam kondisi aman dan nyaman setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.