
SERAYUNEWS – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi bagian dari institusi kepolisian.
Rekrutmen ini memberikan kesempatan bagi putra-putri Indonesia untuk mengikuti pendidikan kepolisian melalui beberapa jalur seleksi yang telah disediakan.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi penerimaan Polri dan dibuka pada 9 Maret hingga 30 Maret 2026.
Seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta tidak dipungut biaya.
Melalui penerimaan tahun ini, Polri membuka beberapa jalur pendidikan yang dapat diikuti oleh masyarakat sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat karier di bidang kepolisian.
Dalam rekrutmen tahun anggaran 2026, Polri membuka tiga jalur pendidikan utama, yaitu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara Polri, dan Tamtama Polri. Setiap jalur memiliki persyaratan serta masa pendidikan yang berbeda.
1. Akademi Kepolisian (Akpol)
Akademi Kepolisian merupakan jalur pendidikan bagi calon perwira Polri. Pendidikan dilaksanakan di Akademi Kepolisian di Semarang dengan masa pendidikan sekitar empat tahun.
Pada penerimaan tahun ini, kuota yang tersedia untuk taruna dan taruni Akpol mencapai 300 orang. Lulusan Akpol nantinya berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda) dan bertugas sebagai perwira pertama di lingkungan kepolisian.
2. Bintara Polri
Jalur Bintara menjadi salah satu formasi terbesar dalam penerimaan Polri. Pada tahun anggaran 2026, kuota mencapai 5.141 peserta didik, yang terdiri dari 4.141 pria dan 1.000 wanita.
Bintara Polri memiliki beberapa bidang penugasan.
Adapun Bintara Kompetensi Khusus mencakup berbagai bidang seperti tenaga kesehatan, humas, musik, pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, gizi, akuntansi, teknik sipil, hingga tenaga pendidik.
Peserta yang lulus seleksi akan menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri selama sekitar lima bulan sebelum resmi menjalani pelantikan menjadi anggota kepolisian.
3. Tamtama Polri
Selain Akpol dan Bintara, Polri juga membuka penerimaan melalui jalur Tamtama Polri dengan kuota sekitar 1.500 peserta.
Formasi ini terdiri dari dua satuan utama, yaitu Tamtama Brimob dan Tamtama Polair
Peserta yang lulus seleksi akan mengikuti pendidikan kepolisian sebelum ditempatkan di satuan tugas masing-masing.
Polri juga telah menetapkan jadwal lengkap tahapan seleksi dalam penerimaan anggota Polri tahun 2026. Proses rekrutmen berawal dari pendaftaran secara daring melalui situs resmi penerimaan Polri.
Setelah melakukan registrasi online, peserta akan menjalani berbagai tahapan seleksi secara bertahap oleh panitia rekrutmen.
Berikut adalah jadwal tahapan seleksi yang ada.
Seluruh tahapan tersebut memastikan calon peserta memenuhi standar institusi kepolisian, baik dari segi kesehatan, kemampuan akademik, kondisi fisik, maupun aspek psikologis.
Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai dan para peserta yang lulus dalam sidang akhir, mereka akan mengikuti pendidikan pembentukan kepolisian sesuai jalur pilihan pada pertengahan tahun 2026.
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti seleksi penerimaan Polri, terdapat beberapa persyaratan umum yang harus peserta penuhi.
Selain persyaratan umum tersebut, setiap jalur seleksi juga memiliki ketentuan tambahan seperti batas usia, tinggi badan minimal, serta syarat akademik tertentu.
Pendaftaran berlangsung secara daring melalui portal resmi penerimaan Polri. Berikut langkah-langkah pendaftarannya.
Calon peserta diingatkan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya, sehingga masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengatasnamakan panitia rekrutmen.
Pembukaan penerimaan anggota Polri tahun anggaran 2026 menjadi peluang bagi generasi muda Indonesia yang ingin berkarier di bidang keamanan dan pelayanan masyarakat.
Dengan berbagai jalur pendidikan yang tersedia serta kuota ribuan peserta, kesempatan untuk bergabung menjadi bagian dari institusi kepolisian terbuka luas bagi masyarakat di seluruh daerah.***