Rabu, 5 Oktober 2022

Penuhi Kebutuhan Warga, Tenaga Medis Disiapkan Pasca Rembesan Proyek Pipa BBM di Cilacap

Petugas medis saat memberikan pelayanan kesehatan, Senin (15/8/2022). (Dok Pertamina Cilacap)

Pertamina sigap dalam menyiapkan tenaga medis bagi warga terdampak rembesan proyek pipa CB 3 di Sungai Jambu, Jeruklegi, Cilacap. Pertamina bersama pihak Kerja Sama Operasional (KSO) PT Hutama Karya – PT Timas Suplindo (HK-TS) selaku pelaksana proyek gerak cepat tangani rembesan.


Jeruklegi, serayunews.com

Hal tersebut seperti pernyataan Deputy Construction Manager CB III KSO HK-TS, Darmawan Dalam keterangan pers nya (15/8/2022) di Cilacap.

Darmawan mengungkapkan tenaga medis berasal dari Rumah Sakit Kodim Cilacap dan Medis HSE KSO HK-TS. Datangnya tenaga medis karena ada warga yang mengeluh terindikasi gatal-gatal.

“Tenaga medis berjumlah 3 orang sudah bertugas sejak 5 Agustus. Mereka akan mendatangi langsung ke rumah warga yang melakukan pengaduan ke Polsek Jeruklegi untuk pengobatan,” tutur Darmawan.

Darmawan menambahkan bagi warga yang terdampak, bisa melaporkan pengaduan ke posko pengaduan yang berada di Polsek Jeruklegi. Berdasarkan laporan warga di posko pengaduan Polsek Jeruklegi, tenaga medis akan mendatangi warga. Tenaga medis kemudian melakukan pengecekan serta memberi pengobatan untuk warga yang terkena maupun terindikasi gatal-gatal dampak rembesan minyak.

“Sejauh ini, pengobatan warga terdampak masih fokus gatal-gatal pada kulit. Tim medis yang kami tunjuk akan segera melakukan kunjungan ke rumah dan memberikan pengobatan bagi warga yang terdampak,” jelas Darmawan

Dalam penanganan rembesan proyek pipa BBM Cilacap – Bandung, KSO HK-TS bersama Pertamina saat ini sedang melakukan pengumpulan material untuk perbaikan pipa. Tak hanya itu, KSO HK-TS dan juga Pertamina juga secara intensif menangani area terdampak dengan oil boom (alat penghalau minyak), vacuum truck (truk penyedot), dan peralatan lainnya. Selain melakukan perbaikan pipa dan menanganani area terdampak, ada upaya penjernihan sumur warga dengan menggunakan oil absorbent (produk penyerap minyak).

“KSO HK-TS selaku pelaksana proyek pipa Cilacap Bandung (CB) 3 selalu mengupayakan penanganan terbaik dalam menyelesaikan insiden ini. Kami juga meminta maaf kepada Pertamina atas terjadinya rembesan proyek pipa CB 3,” kata Darmawan.

Darmawan juga menambahkan bahwa perbaikan pipa BBM dengan klem sementara dan penyedotan BBM seluruhnya di Sungai Jambu sudah berhasil terlaksana pada Sabtu (6/8).

“Untuk perbaikan permanen, saat ini masih dalam progress perbaikan bersama Pertamina,” tutur Darmawan.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho, mengungkapkan Pertamina bersama KSO HK-TS senantiasa berkolaborasi dalam penanganan rembesan proyek pipa CB 3.

“Kami bersama KSO HK-TS terus melakukan penanganan terbaik dan tercepat untuk insiden ini. Masyarakat tidak perlu khawatir karena Pertamina Patra Niaga menjamin ketersediaan BBM untuk kebutuhan masyarakat,” tutupnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini