Jumat, 24 September 2021

Perbatasan Cilacap – Banyumas Makin di Perketat! Ini Hasil Kesepakatan Bupati Tatto – Husein

pengetatan jalur perbatasan cilacap banyumas, ppkm darurat, ppkm darurat jawa bali, serayunews, serayu news, berita terkini, berita hari ini, cilacap, banyumas, purwokerto
Pembahasan pengetatan jalur perbatasan Kabupaten Cilacap dan Banyumas selama masa PPKM Darurat. (Ulu Azmie)

Pembahasan pengetatan jalur perbatasan Kabupaten Cilacap dan Banyumas untuk membatasi mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat sempat memanas, dimana sempat disusulkan agar jalur perbatasan ditutup.


Kebasen, serayunews.com

Hal tersebut menjadi pembahasan menghangat saat pertemuan antara Bupati Cilacap dan Banyumas di  halaman Gudang Bulog Cindaga Kebasen Banyumas, Jumat (09/07) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Pertemuan itu dihadiri Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan Bupati Banyumas Achmad Husein berserta Pejabat Forkopimda masing-masing daerah.

Dalam rapat tersebut sempat memanas ketika diusulkan, agar perbatasan Cilacap Banyumas ditutup dan hanya dibuka satu jalur saja. Namun usulan tersebut dinilai memberatkan terutama di Kabupaten Cilacap terdapat sejumlah sektor esensial yang harus tetap berjalan.

Dari sejumlah pembahasan tersebut akhirnya kedua pihak menyetujui tiga hal, yakni mengenai perbatasan Cilacap Banyumas hanya diperketat melalui penyekatan gabungan, kolaborasi pemenuhan ketersediaan oksigen dan ketersedian tepat tidur di rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR).

“Kesepakatan ini untuk mensukseskan PPKM Darurat serta menyelamatkan masyarakat Cilacap dan Banyumas, kita sepakat untuk masalah penyekatan, BOR, Oksigen dan sektor ekonomi,” ujar Bupati Tatto usai rakor dengan Pemda Banyumas, Jumat (09/07).

Bupati Tatto Suwarto Pamuji dan Bupati Banyumas Achmad Husein. (Ulul Azmie)

Menurut Tatto kesepakatan tersebut akan dituangkan dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) antara kedua pihak dan segera dibuat dalam satu hari kedepan.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein menyampaikan, prinsipnya secara alamiah sudah berjalan antara masyarakat Banyumas dan Cilacap, sehingga untuk lebih efektif bisa menjalankan tiga pokok hasil kesepakatan tersebut.

“Nanti ada PKS antar Bupati yang akan ditindaklanjuti kesepakatan antara Dinas, misalnya penyekatan antara Dinas Pehubungan, yang rumah sakit dengan Dinas Kesehatan, dan masalah gas (oksigen) nanti juga dengan Dinas Kesehatan,” ujar Husein.

Husein menambahkan untuk penyekatan nanti akan di skedulnya, dan tidak diketahui oleh masyarakat karena sifatnya random, kemudian tempat dan waktunya juga tidak jelas.

“Semua masih seperti biasa, hanya dikerjasamakan, hanya ada petugas yang menjaga antara Satgas Cilacap dan Banyumas serta dirandom waktunya, misalnya 30 orang yang jaga Cilacap sendiri Banyumas sendiri, tapi kalau bersama bisa 15 dan 15 jadi lebih efisien,” ujarnya.

Baca juga Polisi Gerebek Rumah Kontrakan Di Gemuruh Purbalingga Ratusan Obat Terlarang Disita

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini