
SERAYUNEWS – Perjalanan karier Hery Susanto menunjukkan sebuah trajektori panjang dari dunia aktivisme dan advokasi masyarakat hingga menduduki posisi penting sebagai Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) periode 2026–2031.
Lulusan perguruan tinggi ini telah lama berkecimpung dalam berbagai aktivitas publik yang fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengawasan penyelenggaraan negara.
Posisi barunya menegaskan perannya sebagai salah satu figur sentral dalam penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel di Indonesia.
Hery Susanto lahir di Cirebon, Jawa Barat, pada 9 April 1975. Pendidikan tingginya dimulai di bidang Budidaya Perikanan di Universitas Lambung Mangkurat yang diselesaikan pada tahun 1998.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjananya di bidang Lingkungan Hidup di Universitas Indonesia dan berhasil meraih gelar Master pada tahun 2005.
Di kemudian hari, Hery juga meraih gelar doktor dengan fokus pada isu-isu pengembangan lingkungan dan kebijakan publik di Universitas Negeri Jakarta.
Pendidikan multidisiplin ini memberikan dasar kuat bagi Hery untuk memahami hubungan antara kebijakan publik, lingkungan hidup, dan pelayanan publik, elemen-elemen penting dalam tugas pengawasan sebagai bagian dari Ombudsman.
Sebelum terjun ke ranah pemerintahan formal, Hery aktif dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan organisasi masyarakat.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif KomunaL selama dua periode, dari 2004 hingga 2014.
Selain itu, Hery juga pernah menjadi Ketua Umum Koordinator Nasional Majelis Pembela BPJS (BPJS Care) pada periode 2016–2021 dan Ketua Bidang Kesehatan pada Perhimpunan Mahasiswa Nahdlatul Ulama (PMN) – KAHMI pada 2017–2022.
Pengalaman panjang ini tidak hanya memperkaya wawasan Hery tentang dinamika pelayanan publik dan perlindungan hak masyarakat, tetapi juga menempatkannya dalam posisi yang berpengaruh untuk berbicara atas nama publik dalam forum-forum dialog kebijakan.
Salah satu langkah besar dalam perjalanannya adalah ketika Hery dipercaya menjadi Tenaga Ahli Anggota DPR RI Komisi IX periode 2014–2019, yang membidangi kesejahteraan sosial, kesehatan, ketenagakerjaan, serta lembaga-lembaga seperti BKKBN dan BPOM.
Pengalaman ini memperluas pemahaman Hery mengenai proses legislasi dan kebijakan publik di tingkat nasional.
Peran tersebut tidak hanya memberi wawasan soal mekanisme fungsi legislatif, tetapi juga pengalaman berinteraksi dengan pemangku kebijakan tingkat tinggi, yang menjadi modal penting saat Hery masuk ke Ombudsman RI.
Karier Hery di Ombudsman RI dimulai ketika ia dilantik sebagai Anggota Ombudsman Republik Indonesia untuk periode 2021–2026 oleh Presiden Joko Widodo.
Dalam kapasitasnya sebagai anggota lembaga pengawas pelayanan publik, Hery menjadi bagian dari tubuh negara yang bertugas menerima, memeriksa, dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait maladministrasi serta ketidakadilan dalam penyelenggaraan layanan negara.
Sebagai anggota, Hery aktif dalam berbagai kegiatan pengawasan pelayanan publik. Misalnya, ia terlibat secara langsung dalam pengelolaan laporan masyarakat di Keasistenan Utama V Ombudsman yang meliputi isu energi, lingkungan hidup, perhubungan, infrastruktur, pariwisata, sampai penanaman modal.
Pada tahun 2023 saja, unit yang dipimpinnya berhasil menyelesaikan 50 laporan masyarakat, melebihi target yang ditetapkan.
Tidak hanya itu, Hery juga sering tampil sebagai narasumber dalam diskusi publik, baik dengan kalangan akademisi maupun masyarakat umum, guna memperkuat pemahaman publik tentang fungsi Ombudsman dan hak-hak warga dalam pelayanan publik.
Demikian informasi tentang perjalanan karir Hery Susanto, Ketua Ombusdman RI.***