Minggu, 19 September 2021

Persepsi ‘Dicovidkan’ Menjadi Kendala Pemkab Purbalingga Tangani Pandemi 

isu covid-19, dicovidkan, berita terkini, berita hari ini, purbalingga
Bupati Dyah Hayuning Pratiwi saat menerima tim pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, di Pringgitan Rumah Jabatan Bupati, Rabu (18/08/2021). (Amin)

Pandemi Covid-19 di sudah hampir dua tahun melanda tanah air, tidak terkecuali di Kabupaten Purbalingga. Meski persepsi masyarakat terkait Covid-19 mulai mereda, namun isu soal ‘dicovidkan’ masih lengket melekat pada pikiran masyarakat. Hal itu menjadi kendala bagi Pemerintah untuk mengatasi masalah pandemi ini.


Purbalingga, serayunews.com

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyampaikan, bahwa sejumlah penanganan kolaboratif telah dilakukan sehingga kasus aktif Covid-19 di kabupaten Purbalingga mengalami penurunan secara signifikan. Namun demikian, Pemkab masih mendapati sejumlah kendala.

Diantaranya yakni ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes), adanya masyarakat yang takut ke dokter apabila sakit, stok vaksin yang terbatas padahal masyarakat antusias untuk melakukan vaksin serta adanya stok oksigen yang juga terbatas. Selain itu masih dijumpai data penambahan kuota bantuan sosial yang tidak sesuai dengan data yang diusulkan kabupaten Purbalingga.

“Intinya kami di kabupaten Purbalingga berkomitmen terus melindungi masyarakat dari ancaman covid-19 dan berusaha menurunkan level 4 menjadi level tiga dan seterusnya. Untuk itu kami mohon bimbingan dari tim pakar pendamping lapangan yang akan ada di Purbalingga selama tiga hari ini,” kata Tiwi, saat menjamu Brigjen TNI AD Iwan Ma’ruf Zainuddin bersama tiga pendamping tim pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Rabu (18/08/2021).

Tiwi menjelaskan, penanganan intensif melalui gerakan jogo tonggo dan kordinasi lintas sektor mampu menurunkan angka positifity rate kasus aktif. Beberapa pekan lalu sempat mencapai angka 3.406 kasus, pada posisi 17 Agustus sudah menurun pada angka 964 kasus. Dari angka itu terdiri dari terkonfirmasi dirawat sebanyak 249, dan yang melakukan isolasi mandiri sejumlah 715. Warga isoman di Purbalingga pada beberapa minggu lalu juga sempat mencapai angka 2000an orang.

“Positivity rate Purbalingga saat ini 5,6 %. Warga yang dirawat 1,4 %, Isoman 4,2 %, yang meninggal dunia 6 % dan sembuh 88,4 %. Artinya upaya yang dilakukan mampu menurunkan kasus Covid-19 di kabupaten Purbalingga,” ujar Tiwi.

Diektahui, kehadiran mereka  melakukan pendampingan lapangan terkait kajian kepemimpinan kolaboratif dalam penanganan Covid-19 di kabupaten Purbalingga. Tim pakar terdiri dari Brigjen TNI AD Iwan Ma’ruf Zainuddin, SE, A. Pitoyo Adhi MSc, Ir. Gopa Kuswara, M.Eng dan Diana, S.Psi, M.T.T diterima Bupati bersama Forkopimda dan jajaran Satgas Covid-19 kabupaten Purbalingga di Pringgitan Rumah Jabatan Bupati.

Pada sesi diskusi, Brigjen TNI AD Iwan Ma’ruf Zainuddin mengaku selama tiga hari di kabupaten Purbalingga pihaknya akan melakukan sejumlah agenda pendampingan penanganan covid-19 terkait rencana aksi , inovasi satgas daerah dan permasalahan yang dihadapi. Selain mendengarkan paparan Bupati, tim pakar juga bakal melakukan pertemuan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) satgas covid-19  dan kunjungan lapangan.

Editor :M Amron

Berita Terkait

Berita Terkini