Kamis, 1 Desember 2022

Petugas Damkar Banyumas Dituntut Jadi Superhero Serba Bisa, Meski Sering Juga Jadi Sasaran Hoax

Petugas Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas membantu masyarakat untuk memotong cincin yang tidak bisa dilepas. (Dok Damkar Banyumas)

Orang iseng, memang terkadang tidak pandang bulu. Bahkan, petugas pemadam kebakaran pun beberapa kali jadi sasaran kejahilan keisengan dengan kabar bohong soal kebakaran. Meski demikian, petugas Damkar Banyumas dituntut jadi superhero serba bisa yang tak jarang diminta mengatasi persoalan di luar kebakaran.


Purwokerto, serayunews.com- 

Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Ndaru mengatakan, saat ini petugas damkar sering diminta bantuannya oleh masyarakat untuk mengatasi beragam persoalan selain kebakaran.

Petugas damkar Banyumas misalnya, beberapa kali dimintai tolong warga untuk menangkap ular yang masuk rumah, evakuasi sarang tawon vespa, hingga membantu melepaskan cincin yang tidak bisa lepas dari jari.

“Itu sebenarnya bukan tugas kami, tetapi karena banyak yang melihat petugas damkar di luar negeri. Bismillah, kita niati saja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata dia.

Selain sering diminta bantuan untuk atasi masalah selain kebakaran, beberapa kali damkar Banyumas jadi sasaran berita bohong atau hoax.

“Sekarang sudah jarang yang iseng, sejak tahun 2019 saya di Damkar baru dua kali ini saya mendapati laporan iseng. Sempat waktu itu dikabari ada toko di depan Taman Andhang Pangrenan kebakaran, sampai ke sana kami bingung toko yang mana. Ternyata, kabar bohong,” ujar Ndaru.

Meski sempat merasa kesal, namun hal tersebut tidak mematahkan semangat para petugas untuk selalu siaga dalam mengamankan Banyumas dari kebakaran. Karena bekerja sebagai petugas damkar, juga merupakan panggilan jiwa.

“Dulu call center kami seperti telepon rumah, jadi tidak terlihat atau ketahuan siapa yang telepon,” katanya.

Damkar Banyumas akhirnya mendapatkan bantuan handphone untuk call center. Saat ini, warga bisa melaporkan atau menyampaikan kabar kebakaran melalui WhatsApp di nomor telepon 081280079113.

“Kita dapat bantuan dari Bank Jateng, sehingga kita bisa membuat call center menggunakan smartphone. Ini untuk pelayanan masyarakat agar lebih mudah, penanganan kebakaran lebih cepat, responsif,” ujarnya.

Berita Terpopuler

Berita Terkini