Jumat, 12 Agustus 2022

PHRI Sebut Okupansi Hotel Belum Stabil, Meski Banyak Event Besar di Cilacap

Azana asia hotel Cilacap
Salah satu hotel di Cilacap.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Cilacap, Amin Suwito menyebutkan, bahwa okupansi atau tingkat keterisian hotel di Cilacap masih pasang surut alias belum stabil.


Cilacap, serayunews.com

Menurutnya, okupansi masih belum stabil walaupun sudah banyak event besar dan kelonggaran.

Pariwisata di Cilacap, belum mampu mendongkrak pertumbuhan okupansi di Kabupaten Cilacap itu sendiri. Sementara kebanyakan pengunjung hotel, merupakan orang dari luar kota yang memiliki kepentingan pekerjaan, terutama terkait perusahaan besar di Cilacap.

Baca juga  Berita Duka, Jemaah Haji Asal Cilacap Meninggal Dunia di Tanah Suci

“Kami juga terus mengupayakan agar okupansi bisa merata dan stabil. Dengan berkoordinasi ke pemerintah, ataupun swasta agar bisa diadakan even,” ujarnya kepada serayunews.com, Kamis (28/7/2022).

Ia menyebutkan, tingkat okupansi hotel jika di hari biasa sekitar 40 persen. Sedangkan jika sedang ada kegiatan besar seperti motor trail dan Harley Davidson beberapa waktu lalu, okupansi bisa mencapai 60 hingga 80 persen.

Sementara terkait bertambahnya jumlah hotel berbintang di Cilacap, juga mempengaruhi ketidak merataan okupansi.

“Betul hotel berbintang di Cilacap makin banyak, ini juga menjadi penyebab tidak meratanya okupansi,” jelasnya.

Berita Terkait

Berita Terkini