
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Prakiraan cuaca Banyumas hari ini, Senin, 10 Agustus 2026, menunjukkan kondisi berawan di seluruh wilayah kecamatan.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 18–29 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berkisar 59–97 persen. Perbedaan kondisi geografis membuat suhu di setiap wilayah tidak sepenuhnya sama.
Kawasan yang berada di sekitar lereng Gunung Slamet cenderung memiliki suhu lebih rendah, sementara sejumlah wilayah di bagian selatan dan dataran rendah Banyumas dapat mencapai suhu yang lebih hangat.
Bagi Anda yang memiliki aktivitas di luar rumah hari ini, informasi prakiraan cuaca dapat membantu menentukan waktu dan perlengkapan yang sesuai.
Meski mayoritas wilayah diprediksi berawan, kondisi atmosfer tetap dapat berubah sepanjang hari.
Secara umum, seluruh 27 kecamatan yang tercantum dalam prakiraan hari ini berada dalam kondisi berawan.
Tidak ada perbedaan status cuaca dalam data tersebut, tetapi rentang suhu dan kelembapan menunjukkan variasi yang cukup menarik.
Berikut prakiraan cuaca lengkap di setiap kecamatan Banyumas pada Senin, 10 Agustus 2026:
|
Kecamatan |
Kondisi Cuaca |
Suhu |
Kelembapan |
|
Lumbir |
Berawan |
23–28°C |
60–85% |
|
Wangon |
Berawan |
24–28°C |
63–84% |
|
Jatilawang |
Berawan |
24–28°C |
65–84% |
|
Rawalo |
Berawan |
24–29°C |
63–84% |
|
Kebasen |
Berawan |
24–28°C |
65–86% |
|
Kemranjen |
Berawan |
22–28°C |
65–90% |
|
Sumpiuh |
Berawan |
21–27°C |
67–94% |
|
Tambak |
Berawan |
21–27°C |
67–95% |
|
Somagede |
Berawan |
22–29°C |
63–91% |
|
Kalibagor |
Berawan |
23–29°C |
60–88% |
|
Banyumas |
Berawan |
23–29°C |
63–88% |
|
Patikraja |
Berawan |
23–29°C |
63–87% |
|
Purwojati |
Berawan |
23–28°C |
62–86% |
|
Ajibarang |
Berawan |
22–27°C |
65–89% |
|
Gumelar |
Berawan |
22–28°C |
59–88% |
|
Pekuncen |
Berawan |
20–25°C |
67–94% |
|
Cilongok |
Berawan |
20–25°C |
70–93% |
|
Karanglewas |
Berawan |
22–26°C |
68–91% |
|
Sokaraja |
Berawan |
23–29°C |
62–89% |
|
Kembaran |
Berawan |
23–29°C |
63–89% |
|
Sumbang |
Berawan |
20–25°C |
69–94% |
|
Baturraden |
Berawan |
18–24°C |
70–97% |
|
Kedungbanteng |
Berawan |
18–23°C |
71–97% |
|
Purwokerto Selatan |
Berawan |
23–28°C |
64–88% |
|
Purwokerto Barat |
Berawan |
22–28°C |
66–89% |
|
Purwokerto Timur |
Berawan |
22–28°C |
65–89% |
|
Purwokerto Utara |
Berawan |
22–28°C |
66–90% |
Dari seluruh data tersebut, Baturraden dan Kedungbanteng menjadi dua wilayah dengan suhu minimum paling rendah. Keduanya diperkirakan memiliki suhu mulai 18°C.
Baturraden berada pada kisaran 18–24°C, sedangkan Kedungbanteng diperkirakan mencapai 18–23°C.
Kelembapan di kedua wilayah juga cukup tinggi, yakni dapat menyentuh 97 persen.
Kondisi tersebut berkaitan dengan karakter geografis wilayah utara Banyumas yang berada lebih dekat dengan kawasan Gunung Slamet.
Wilayah dengan elevasi lebih tinggi umumnya memiliki suhu udara yang lebih rendah dibandingkan daerah dataran rendah.
Selain kedua kecamatan tersebut, Sumbang, Cilongok, dan Pekuncen juga diperkirakan memiliki suhu relatif sejuk. Ketiga wilayah tersebut memiliki suhu minimum sekitar 20°C.
Jika Anda beraktivitas pada pagi hari di kawasan tersebut, udara kemungkinan terasa lebih dingin.
Kondisi ini berbeda dengan sejumlah kecamatan lain yang dapat mencapai suhu mendekati 30°C pada siang hari.
Sementara itu, beberapa kecamatan di Banyumas diprediksi memiliki suhu maksimum hingga 29°C.
Rawalo, Somagede, Kalibagor, Banyumas, Patikraja, Sokaraja, dan Kembaran termasuk wilayah yang berada dalam kelompok tersebut.
Suhu maksimum 29°C masih tergolong tidak terlalu tinggi, tetapi paparan matahari tetap perlu Anda perhatikan ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
Perbedaan suhu antara wilayah utara dan selatan juga dapat terasa ketika Anda melakukan perjalanan melintasi beberapa kecamatan.
Udara yang terasa sejuk pada pagi hari di kawasan sekitar lereng Gunung Slamet dapat berubah menjadi lebih hangat ketika Anda menuju daerah yang lebih rendah.
Selain suhu, kelembapan menjadi faktor lain yang perlu diperhatikan. Data hari ini menunjukkan rentang kelembapan yang cukup lebar, yakni 59–97 persen.
Gumelar memiliki kelembapan minimum paling rendah, yaitu 59 persen. Sebaliknya, Baturraden dan Kedungbanteng memiliki kelembapan maksimum hingga 97 persen.
Tambak juga memiliki kelembapan yang cukup tinggi dengan angka maksimum 95 persen. Sumpiuh, Pekuncen, dan Sumbang dapat mencapai 94 persen.
Kelembapan tinggi dapat membuat udara terasa lebih gerah ketika suhu meningkat. Kondisi tersebut terjadi karena tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk menguapkan keringat ke udara.
Karena itu, angka suhu saja tidak selalu menggambarkan bagaimana kondisi cuaca akan terasa bagi tubuh.
Kombinasi suhu, kelembapan, angin, dan paparan sinar matahari ikut memengaruhi kenyamanan saat beraktivitas.
Prakiraan hari ini menunjukkan kondisi berawan di seluruh kecamatan yang tercantum. Namun, Anda perlu memahami bahwa cuaca berawan tidak selalu berarti hujan akan turun.
Cuaca berawan menggambarkan kondisi ketika awan menutupi sebagian besar atau seluruh bagian langit. Awan tersebut belum tentu menghasilkan curah hujan yang signifikan.
Karena itu, Anda masih dapat melakukan aktivitas luar ruangan selama kondisi aktual mendukung.
Meski demikian, pemeriksaan prakiraan terbaru tetap penting, terutama jika Anda hendak melakukan perjalanan jauh atau kegiatan yang berlangsung selama beberapa jam.
Perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi dengan cepat. Arah angin, pertumbuhan awan, suhu, dan kelembapan dapat memengaruhi perkembangan cuaca dari pagi hingga sore.
Kondisi berawan pada hari ini tidak berarti Banyumas telah memasuki musim hujan. Agustus masih termasuk periode musim kemarau di sebagian besar wilayah Jawa.
BMKG memperkirakan puncak musim kemarau 2026 berlangsung sekitar Juli hingga September, dengan Agustus menjadi salah satu bulan penting dalam periode tersebut.
Kondisi kemarau membuat masyarakat perlu memperhatikan penggunaan air dan potensi kekeringan.
Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan dengan sumber air terbatas, efisiensi penggunaan air menjadi semakin penting.
Petani juga perlu memperhatikan kondisi kelembapan tanah dan ketersediaan air untuk menjaga kegiatan pertanian tetap berjalan.
Selain kekeringan, musim kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan apabila masyarakat melakukan pembakaran secara sembarangan.
Sampah atau material kering sebaiknya tidak dibakar di area terbuka tanpa memperhatikan kondisi lingkungan dan arah angin.
Jika Anda hendak bepergian atau melakukan kegiatan luar ruangan di Banyumas hari ini, prakiraan cuaca dapat menjadi salah satu pertimbangan.
Wilayah Baturraden dan Kedungbanteng kemungkinan terasa lebih sejuk pada pagi hari.
Sebaliknya, beberapa wilayah seperti Rawalo, Banyumas, Patikraja, Kalibagor, dan Sokaraja dapat menjadi lebih hangat ketika suhu mencapai 29°C.
Anda juga perlu mempertimbangkan kelembapan. Wilayah dengan kelembapan tinggi dapat terasa lebih pengap meskipun suhunya tidak terlalu tinggi.
Bagi pengendara sepeda motor, pekerja lapangan, petani, pedagang, maupun masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, memantau perkembangan cuaca sebelum berangkat merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan.
Perlu Anda ingat bahwa prakiraan cuaca bukan kondisi yang bersifat mutlak. Informasi tersebut merupakan hasil analisis berdasarkan data atmosfer dan dapat mengalami pembaruan.
Kondisi aktual di satu titik juga bisa berbeda dengan gambaran umum suatu kecamatan. Perubahan awan dan angin, misalnya, dapat membuat cuaca di satu lokasi berubah lebih cepat dibandingkan wilayah di sekitarnya.
Karena itu, Anda sebaiknya memeriksa pembaruan informasi cuaca secara berkala, terutama jika memiliki kegiatan penting di luar ruangan.
Informasi dari BMKG dapat menjadi rujukan untuk melihat prakiraan terbaru sekaligus peringatan dini apabila terdapat potensi cuaca ekstrem.***