SERAYUNEWS – Jelang Lebaran tahun ini, produk lokal dari pelaku UMKM Banjarnegara mengalami peningkatan permintaan yang signifikan. Dengan total omzet mencapai Rp 1 miliar, ribuan paket bingkisan Lebaran berisi produk-produk UMKM Banjarnegara terjual.
Kepala Dinas Indagkop dan UKM Banjarnegara, Adi Cahyono, menyebutkan bahwa sebanyak 7.471 paket parcel berisi produk lokal telah terjual.
Parcel-parcel tersebut tidak hanya memuat produk lokal unggulan, tetapi juga menggunakan keranjang bambu khas Banjarnegara sebagai kemasannya.
“Peningkatan omzet ini sangat menggembirakan, terutama karena dari pada tahun lalu yang mencapai Rp 800 juta, tahun ini tembus Rp 1 miliar. Namun, ini harus diimbangi dengan peningkatan kualitas produk UMKM agar bisa bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” ujar Adi.
Bingkisan Lebaran tersebut berisi berbagai produk lokal Banjarnegara, seperti keripik kentang, keripik tempe, kopi robusta dan arabika. Kemudian ada gula semut, carica, sale pisang, rengginang, aneka olahan salak, kue kering, hingga gula aren. Harga parcel bervariasi mulai dari Rp 150 ribu.
“Produk-produk ini berkemasan kombinasi yang menarik dan memanfaatkan potensi lokal. Termasuk hasil kerajinan tangan berupa keranjang bambu,” tambah Adi.
Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, memberikan dukungan penuh terhadap UMKM setempat agar dapat bersaing dengan produk luar.
Salah satu upayanya adalah mendorong instansi pemerintah, BUMN, dan BUMD untuk menggunakan produk lokal.
Selain itu, Banjarnegara juga memiliki Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM yang menjadi pusat pelatihan, edukasi, dan pemasaran produk lokal.
“PLUT ini tidak hanya sebagai pusat oleh-oleh, tetapi juga tempat pelatihan modern untuk pelaku UMKM. Bahkan, kami sudah memiliki aplikasi toko online lokal bernama APIKBOS, yang memudahkan pemasaran produk lokal ke pasar yang lebih luas,” jelas Bupati.
Dengan berbagai langkah strategis, seperti pelatihan, penggunaan teknologi modern, dan digitalisasi melalui aplikasi e-commerce lokal, UMKM Banjarnegara harapannya mampu meningkatkan daya saingnya.
“Kami ingin UMKM Banjarnegara bisa naik kelas dan terkenal secara nasional maupun internasional. Dukungan pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mewujudkan hal ini,” pungkas Amalia.