
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Nama Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc. Agr., IPU., ASEAN Eng., menjadi sorotan publik setelah namanya masuk dalam proses pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Di luar dinamika hukum yang tengah berjalan, Akhmad Sodiq dikenal sebagai akademisi senior di bidang ilmu peternakan dengan rekam jejak panjang di dunia pendidikan tinggi.
Prof. Akhmad Sodiq mengawali pendidikan tingginya di Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) pada jenjang Sarjana (S1).
Setelah menyelesaikan studi sarjananya, ia melanjutkan pendidikan pascasarjana ke luar negeri dan meraih gelar Master (S2) di Georg-August Universität Göttingen, Jerman.
Gelar Doktor (S3) berhasil diselesaikannya di Universität Kassel, Jerman, dengan fokus kepakaran pada ilmu Animal Science serta spesialisasi Sistem Produksi Ternak.
Pengakuan akademik nasional dan regional juga dikukuhkannya melalui penganugerahan gelar insinyur profesional (IPU) dan register insinyur se-Asean (ASEAN Eng).
Sebelum dipercaya memimpin Unsoed sebagai Rektor periode 2022 hingga sekarang, Akhmad Sodiq mencatatkan berbagai pilar kepemimpinan dan prestasi akademis di lingkungan kampus.
Pada level fakultas dan universitas, ia berkali-kali meraih predikat Dosen Berprestasi di bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.
Beberapa penghargaan penting yang pernah diterimanya antara lain:
1. Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun dari Presiden RI (2017)
2. Unsoed Award Bidang Pengabdian kepada Masyarakat
3. Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan dan Dosen
4. Berprestasi II Unsoed (2009)
5. Dosen Berprestasi I Fakultas Peternakan dan Dosen Berprestasi III Unsoed (2006)
Selain aktif mengajar dan meneliti, kontribusi ilmiahnya tercatat dalam basis data akademis global seperti Google Scholar, Scopus (ID: 14024947000), dan SINTA (ID: 5987557).
Selain berkarier di dunia akademis, Prof. Akhmad Sodiq aktif berjejaring dalam berbagai organisasi profesi peternakan dan kemasyarakatan.
Ia tercatat mengemban sejumlah posisi strategis, di antaranya:
• Dewan Pengawas: DPW Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah
• Ketua Cabang: ISPI Jawa Tengah 2
• Dewan Pakar: Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI)
• Dewan Pembina: Asosiasi Sarjana Membangun Desa (SMD) Jawa Tengah & Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Unsoed
• Tokoh Kemasyarakatan: A’wan PCNU Kabupaten Banyumas dan Dewan Kehormatan PERGUNU Kabupaten Banyumas
Saat ini, kepemimpinan Prof. Akhmad Sodiq di Unsoed berhadapan dengan proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Akhmad Sodiq ditahan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam penerimaan mahasiswa baru di Unsoed.
Penanganan kasus yang melibatkan Rektor Unsoed tersebut kini menjadi perhatian luas masyarakat, khususnya civitas akademika di Purwokerto dan sekitarnya.