
SERAYUNEWS-Kementerian Agama (Kemenag) akan memulai program masjid ramah pemudik melalui kick off pada Rabu (11/3/2026) ini pukul 14.00-18.00 WIB. Acara dilaksanakan di Lobi Kemenag Jalan Lapangan Banteng Nomor 3-4 Jakarta Pusat.
Acara ini juga akan diikuti oleh Kanwil Kemenag dan Kankemenag kabupaten/kota di seluruh Indonesia di masjid yang telah ditentukan. “Mari bersama menjadikan masjid sebagai tempat beristirahat, beribadah, dan berbagi kebaikan bagi para pemudik,” tulis akun Instagram Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah.
Masjid Ramah Pemudik ini adalah program Kemenag untuk memberi ruang bagi para pemudik istirahat di masjid ketika melakukan perjalanan mudik. Tentunya, masjid ramah pemudik ini adalah masjid yang memang berada di jalur pemudik.
Landasan dari program ini adalah Surat Edaran Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026. Di surat edaran itu mencakup beberapa hal terkait Ramadan, Idulfitri, dan Nyepi. Salah satu dari beberapa poin dari surat edaran itu adalah tentang program masjid ramah pemudik.
Dalam surat edaran itu, masjid ramah pemudik harus memiliki delapan hal. Pertama, membuka akses masjid dan musala selama 24 jam penuh sepanjang periode arus mudik dan arus balik. Kedua, menjaga keamanan lingkungan masjid beserta area parkir kendaraan bagi pemudik.
Ketiga, menyediakan ruang layanan kesehatan bagi pemudik. Keempat, adanya kebersihan lingkungan, toilet, dan tempat wudu, sekaligus menjamin ketersediaan air bersih. Kelima, menyediakan fasilitas pengisian daya baterai atau charging station bagi ponsel dan perangkat komunikasi lainnya kebutuhan yang semakin krusial di era mobilitas digital saat ini.
Keenam, menyediakan area atau tempat beristirahat yang layak bagi pemudik dan keluarganya. Ketujuh, menyediakan sarana pusat informasi yang mudah diakses, termasuk informasi kondisi lalu lintas, rute alternatif, dan layanan darurat. Kedelapan, menyediakan air minum dan makanan ringan gratis atau terjangkau bagi para pemudik.