
SERAYUNEWS- PSSI kembali menunjukkan keseriusannya membangun Tim Nasional Indonesia berstandar internasional.
Kali ini, federasi resmi menunjuk Cesar Meylan, sosok elite dunia di bidang sport performance dan strength & conditioning, sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia.
Penunjukan ini menjadi langkah strategis PSSI untuk memperkuat aspek fundamental yang selama ini menjadi pembeda di level global: kebugaran, daya tahan, dan konsistensi performa fisik pemain.
Melansir keterangan resmi PSSI, dalam sepak bola modern, kualitas teknik dan taktik tidak lagi cukup tanpa ditopang kondisi fisik prima.
Menyadari hal tersebut, PSSI menghadirkan Cesar Meylan sebagai arsitek utama pembinaan fisik Timnas Indonesia, dengan mandat besar membangun sistem latihan berstandar internasional.
Meylan akan bertanggung jawab mengelola kebugaran pemain secara menyeluruh, mulai dari kekuatan otot, daya tahan, pemulihan, hingga pencegahan cedera berbasis sains olahraga modern.
Kehadiran Cesar Meylan juga menandai berlanjutnya kemitraan strategis bersama Pelatih Kepala Timnas Indonesia, John Herdman. Keduanya telah bekerja sama lebih dari satu dekade di level tertinggi sepak bola dunia, khususnya bersama Tim Nasional Kanada.
Kolaborasi Meylan dan Herdman dikenal solid karena mampu menyatukan identitas taktik permainan dengan kesiapan fisik pemain, sehingga strategi yang dirancang di ruang ganti dapat diterjemahkan maksimal di atas lapangan.
Cesar Meylan bukan sekadar pelatih fisik, melainkan ilmuwan olahraga berkelas dunia. Ia mengusung pendekatan sport science modern, memanfaatkan data performa, teknologi pemantauan kebugaran, serta integrasi medis untuk menjaga kondisi pemain tetap optimal sepanjang musim.
Pendekatan ini terbukti efektif dalam:
⦁ Mengontrol beban latihan pemain
⦁ Mengurangi risiko cedera jangka panjang
⦁ Meningkatkan konsistensi performa di laga krusial
⦁ Memaksimalkan potensi atlet dalam kalender kompetisi padat
Model inilah yang kini akan diterapkan di lingkungan Timnas Indonesia.
Cesar Meylan menyandang gelar Doktor (PhD) di bidang Strength & Conditioning dari AUT University, Selandia Baru.
Dengan status sebagai Certified Performance & Strength Specialist, ia telah menangani atlet elite dari berbagai cabang dan level kompetisi tertinggi dunia.
Keahliannya mencakup:
⦁ Strength & conditioning sepak bola profesional
⦁ Periodisasi latihan jangka panjang
⦁ Pemulihan pascapertandingan
⦁ Optimalisasi performa atlet di turnamen besar
Tak heran jika namanya kerap dikaitkan dengan program high performance berstandar Olimpiade.
Reputasi Meylan di kancah global mencapai puncaknya saat ia dianugerahi Canada Sport Scientist of the Year 2021.
Penghargaan tersebut diberikan kepada figur yang dinilai memberi dampak signifikan terhadap perkembangan performa atlet elite secara nasional maupun internasional.
Pengakuan ini semakin menegaskan kualitas dan kredibilitas Meylan sebagai salah satu ilmuwan olahraga terbaik di dunia sepak bola modern.
Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, Cesar Meylan menjabat sebagai Director of Performance Toronto FC, salah satu klub elite Major League Soccer (MLS). Ia juga memegang peran kunci di Canada Soccer sebagai:
⦁ Director, Health & Athletic Performance
⦁ Head of Athletic Performance
Pengalamannya meliputi pembinaan atlet dari level akademi, liga profesional, hingga turnamen internasional terbesar seperti Olimpiade dan Piala Dunia FIFA.
Kolaborasi Meylan dan John Herdman menghasilkan sederet prestasi monumental, di antaranya:
⦁ Medali Emas Olimpiade Tokyo 2021 bersama Tim Nasional Wanita Kanada
⦁ Dua medali perunggu Olimpiade pada edisi sebelumnya
⦁ Mengantar Tim Nasional Pria Kanada lolos ke Piala Dunia FIFA 2022, mengakhiri penantian panjang selama puluhan tahun
Prestasi tersebut lahir dari sistem pembinaan yang menempatkan fisik sebagai fondasi utama performa tim.
Dalam filosofi kepelatihannya, Meylan dikenal mampu membangun lingkungan high performance yang menekankan disiplin, profesionalisme, inklusivitas, serta peningkatan berkelanjutan.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan visi PSSI dalam mentransformasi Timnas Indonesia secara menyeluruh.
Dengan sistem yang terstruktur, diharapkan pemain Timnas Indonesia mampu tampil lebih stabil, tahan menghadapi tekanan laga, dan bersaing dengan tim-tim kuat Asia hingga dunia.
Masuknya Cesar Meylan sebagai Asisten Pelatih Fisik Timnas Indonesia menjadi sinyal kuat bahwa PSSI tidak lagi berkompromi pada aspek fundamental.
Transformasi Timnas kini bergerak ke arah pembinaan berbasis sains olahraga, sejajar dengan standar federasi sepak bola elite dunia.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi perjalanan Timnas Indonesia menuju prestasi yang lebih tinggi di level internasional.
⦁ Tim Nasional Putri Selandia Baru (2010–2011)
⦁ Tim Nasional Putri Kanada – Head of Athletic Performance (2011–2018)
⦁ Tim Nasional Putra Kanada (2018–2023)
⦁ Toronto FC – Director of Performance (2023–2025)
⦁ Adjunct Professor – University of British Columbia
⦁ Canada Sport Scientist of the Year 2021
⦁ Medali Emas Olimpiade Rio 2016 (Tim Putri)
⦁ Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020
⦁ Tiga kali tampil di Piala Dunia FIFA Putri
⦁ Juara Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2022 (Tim Putra Kanada)