SERAYUNEWS – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono bersama dengan perwakilan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) memberangkatkan sekitar 400 orang dari wilayah Kabupaten Banyumas dan sekitarnya. Mereka mengikuti mudik balik gratis dengan menaiki bus dari terminal Bulupitu Purwokerto, Sabtu (5/4/2025).
“Ada delapan bus, tetapi saya lihat nggak penuh sekali ya. Mungkin woro-woronya kurang, mungkin tahun depan kita perbaiki, supaya kalau kementrian mengadakan mudik gratis bisa bersinergi dengan kita. Kan di jakarta kan banyak sekali komunitas-komunitas, paguyuban-paguyuban orang Banyumas, Banyumas Raya. Mudah-mudahan ke depan lebih baik,” kata Sadewo.
Sadewo mengungkapkan pihaknya mendukung secara penuh program dari Kemenhub tersebut karena dapat mengurangi kepadatan, risiko kecelakaan, hingga mengurangi polusi. “Tujuan mereka rata-rata ke wilayah Jakarta, Jabodetabek. Mereka rata-rata dari Kabupaten Banyumas,” ujar dia.
Sementara itu, terkait arus mudik dan balik di tahun 2025 ini, menurut Sadewo hingga saat ini berlangsung cukup kondusif. Bahkan, tidak ada kemacetan atau kepadatan arus lalu lintas yang hingga waktu yang lama. “Alhamdullilah di Banyumas kondusif, aman-aman saja. Kemacetan juga tidak terlalu, tadi malam saya dari Semarang di tol one way tidak macet,” katanya.
Masih di lokasi yang sama, Rustam warga Banjarnegara yang ikut mudik gratis tersebut mengaku bahwa dengan adanya program tersebut sangat membantu dirinya dan keluarga. “Karena kalau lebaran gini ongkos sendiri lumayan ya, apalagi saya berempat. Kalau satu tiket 350 ribu, kalau empat tiket bisa sampai Rp 1,4 juta pulang pergi minimal 4 (juta, red),” ujarnya.
Meski demikian, Rustam berharap pelayanan kedepannya untuk lebih ditingkatkan terutama terkait pengetatan perekrutan calon penumpang mudik gratis. “Untuk menghindari jok kosong. Karena banyak kejadian orang iseng nyari tiket, tetapi tidak berangkat. Ternyata ada orang yang benar-benar nyari tiket buat mudik nggak dapat. Mungkin harus ada deposit biar tidak terjadi kekosongan seperti ini, Rp50 ribu atau berapa, kalau nggak jadi berangkat hangus,” kata dia.