SERAYUNEWS-Memasuki arus balik H+5 Lebaran Idulfitri 1446 H / 2025 M, arus lalu lintas di jalur Cilacap, Jawa Tengah terpantau ramai lancar, pada Sabtu (5/4/2025). Diprediksi volume kendaraan akan terus meningkat hingga puncak arus balik pada Minggu (6/4) besok.
Dari pantauan di jalur Buntu-Sampang, atau perbatasan Cilacap-Banyumas, arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau ramai lancar. Volume kendaraan yang memadati jalur Cilacap ini nampak dari para pemudik yang melintas dari arah Yogyakarta menuju ke arah Jakarta dan Bandung.
Sebagian besar kendaraan yang melintas dari roda dua maupun kendaraan pribadi roda empat. Beberapa titik yang menjadi kepadatan arus di jalur ini yakni di pintu perlintasan kereta api Randegan dan simpang lampu merah Sampang.
Kendaraan harus melambat dan mengurangi kecepatan di dua titik jalur tersebut. Terlebih, pada musim angkutan lebaran ini, jadwal kereta api yang melintas juga ikut meningkat, sehingga beberapa saat terjadi kepadatan arus terutama yang arah dari timur Yogyakarta.
Dengan mulai meningkatnya volume kendaraan, diprediksi arus balik ini akan terus meningkat pada H+5 Lebaran ini hingga H+6 hari Minggu besok.
Untuk mencegah terjadinya penumpukan arus maupun kemacetan kendaraan pemudik, petugas dari Satgas Operasi Ketupat Candi Polresta Cilacap telah melakukan antisipasi, di antaranya mendirikan pos Strong Point di pintu perlintasan kereta api Randegan dan Pos Terpadu di simpang Sampang.
“Kita sudah antisipasi dengan instansi terkait lainnya di wilayah aglomerasi, termasuk buka tutup di jalur rawan macet di pintu kereta api Randegan,” ujar Kasatlantas Polresta Cilacap, AKP Arpan, seperti yang diberitakan sebelumnya.
Selain itu, untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang menuju ke tol Pejagan Brebes, kendaraan yang melintas dari arah Yogyakarta akan dialihkan ke tol Pemalang melalui Purbalingga.
“Ada beberapa alternatif apabila ke arah Bumiayu- Brebes terlalu padat, kendaraan dari Kebumen akan diarahkan melalui jalur Purbalingga masuk tol Pemalang. Tapi kalau itu tidak bisa mengurai alternatif keduanya melalui jalur selatan lewat Majenang,” ungkapnya.
Selain itu, antisipasi kepadatan arus jika terjadi kepadatan arus di Pejagan, kendaraan akan dialihkan ke jalur selatan melalui Bajar-Jawa Barat, sehingga akan dilakukan rekayasa lalu lintas mulai dari Sampang sampai dengan Wangon.
“Kendaraan yang mengarah ke Brebes maupun Tegal melalui Bumiayu, nanti akan diarahkan ke jalur selatan melewati Majenang-Banjar Jawa Barat,” imbuhnya.
Diketahui, Jalur Cilacap Jawa Tengah ini, khususnya di jalur Buntu-Sampang merupakan jalan nasional sebagai akses utama jalur pemudik. Di jalur ini yang kerap menjadi langganan titik rawan macet adalah di perlintasan kereta api sebidang di Randegan Sampang.