
SERAYUNEWS — Semangat olahraga tradisional kembali menggelora di Banjarnegara. Sebanyak 854 atlet pelajar ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pelajar Pencak Silat 2026 yang digelar di GOR Tenis Indoor Banjarnegara pada 12–14 Mei 2026.
Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi perebutan gelar juara, tetapi juga berfungsi sebagai pembinaan dan seleksi menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat kabupaten.
Kejurda tahun ini melibatkan peserta dari 173 sekolah yang tersebar di berbagai wilayah Banjarnegara. Total terdapat 82 kelas pertandingan, mulai dari kategori usia dini hingga remaja.
Ketua panitia, Bayu Mahendra, menyebut tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme pelajar terhadap pencak silat terus meningkat setiap tahun.
Menurutnya, kejuaraan ini menjadi bagian penting dari tahapan seleksi Pra Popda.
“Kejuaraan ini menjadi bagian dari seleksi Pra Popda. Nantinya delapan atlet terbaik dari masing-masing kelas akan melaju ke Popda tingkat kabupaten,” ujarnya.
Bayu menjelaskan, kategori usia dini (SD) menjadi yang paling banyak kelas pertandingannya. Tercatat 34 kelas dengan 248 peserta dari 73 sekolah.
Untuk kategori pra remaja (SMP), dipertandingkan 28 kelas dengan 408 atlet dari 49 sekolah.
Sementara kategori remaja (SMA) diikuti 173 peserta dari 31 sekolah yang bersaing di 20 kelas pertandingan.
Ia menilai Kejurda menjadi momentum strategis untuk menjaring bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Banjarnegara di tingkat regional maupun nasional.
Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banjarnegara, Sri Rahayu, menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini agar kualitas teknik dan mental bertanding terbentuk secara berjenjang.
Menurutnya, ajang pelajar seperti Kejurda menjadi ruang strategis untuk meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus memperkuat regenerasi atlet pencak silat daerah.
“Pembinaan atlet memang harus dilakukan sejak dini. Dari kejuaraan seperti inilah nantinya akan lahir atlet-atlet potensial yang bisa berprestasi di tingkat lebih tinggi,” katanya.
Selain menjadi arena kompetisi, Kejurda Pencak Silat Pelajar 2026 juga diharapkan mampu menanamkan nilai sportivitas, disiplin, serta kecintaan terhadap budaya olahraga asli Indonesia tersebut.
Melalui ajang ini, Banjarnegara menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.