
CILACAP, SERAYUNEWS – Pemkab Cilacap memastikan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia 2026, akan digelar lebih semarak dengan melibatkan masyarakat secara luas.
Berbagai agenda mulai dari lomba tradisional, karnaval jalan kaki, sepeda hias, mobil hias, hingga pagelaran wayang di Titik Nol Cilacap telah disiapkan untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan.
Pemkab Cilacap menegaskan, kemeriahan HUT RI tahun ini tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten. Tetapi juga diharapkan menyebar hingga kecamatan dan desa, sehingga semangat kemerdekaan dapat dirasakan seluruh warga.
Pj Sekda Cilacap, Annisa Febriana, mengatakan arahan dari Plt Bupati Cilacap menekankan agar seluruh rangkaian kegiatan menghadirkan suasana yang inklusif dan bisa dinikmati semua kalangan.
“HUT RI khususnya di 2026 ini, kita tidak akan mengurangi kemeriahannya. Bahkan, Ibu Plt Bupati dalam pengarahannya kepada seluruh panitia menyampaikan kemeriahan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Cilacap,” kata Annisa, kepada Serayunews, Selasa (4/8/2026).
Pemkab Cilacap mengusung konsep peringatan HUT RI yang lebih membumi dengan menghadirkan berbagai perlombaan tradisional.
Pemerintah berharap konsep tersebut dapat diikuti pemerintah kecamatan hingga desa agar perayaan berlangsung serentak di berbagai wilayah.
Beragam permainan khas 17 Agustus akan kembali digelar, seperti lomba bakiak, gobag sodor, tarik tambang, hingga panjat pinang. Khusus panjat pinang, panitia diminta memberikan perhatian lebih terhadap faktor keselamatan peserta.
“Materi lombanya pun untuk tahun 2026 adalah lomba yang bersifat merakyat. Jadi diharapkan nanti dari kabupaten sudah dicontohkan, di kecamatan, di desa, semuanya bisa menyelenggarakan lomba. Seperti bakiak, gobag sodor, tarik tambang, termasuk panjat pinang, walaupun ini harus dihitung betul tentang keselamatan peserta,” ujarnya.
Selain perlombaan rakyat, Pemkab Cilacap memperluas konsep karnaval agar semakin banyak masyarakat dapat berpartisipasi. Tahun ini, tidak hanya menghadirkan parade mobil hias, tetapi juga karnaval jalan kaki dan sepeda hias.
Konsep tersebut dipilih agar masyarakat dapat ikut merayakan HUT RI tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk atribut maupun kostum.
“Tidak hanya karnaval mobil hias, tetapi agar masyarakat semua merasakan bahwa ini 17-an bersama, nanti ada karnaval jalan kaki dan juga karnaval sepeda hias. Tidak harus jauh, tidak harus bermewah-mewah dengan seragamnya, tetapi maknanya adalah mereka merasakan bahwa ini adalah Hari Kemerdekaan seluruh masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, parade mobil hias tetap menjadi agenda tahunan yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta berbagai instansi vertikal.
Rangkaian karnaval dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 20 Agustus 2026, dimulai dari karnaval jalan kaki, dilanjutkan sepeda hias, dan ditutup dengan parade mobil hias.
“Mobil hias memang sudah terjadwal setiap tahun, sehingga OPD, BUMD, kemudian teman-teman yang vertikal pun diharapkan tetap bisa berpartisipasi. Jadwalnya sekitar tanggal 18 sampai 20 Agustus, berurutan mulai jalan kaki, sepeda hias, kemudian mobil hias,” kata Annisa.
Pemkab Cilacap juga menyiapkan konsep berbeda pada malam resepsi HUT ke-81 RI. Setelah upacara bendera sesuai arahan pemerintah pusat, resepsi akan dipusatkan di kawasan Titik Nol Cilacap dengan mengusung nuansa budaya Jawa.
Masyarakat dapat menikmati pagelaran wayang secara terbuka sebagai bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan, sehingga resepsi tidak hanya menjadi acara seremonial bagi tamu undangan, tetapi juga menjadi ruang hiburan bagi warga.
Menurut Annisa, konsep tersebut dipilih agar masyarakat benar-benar merasakan kebahagiaan dalam momentum kemerdekaan.
“Yang berbeda adalah resepsi nanti di Titik Nol. Nuansanya Jawani dengan tanggap wayang. Mudah-mudahan ini bisa dinikmati tidak hanya OPD dan tamu undangan, tetapi masyarakat bisa merasakan kebahagiaan kemerdekaan dengan mirsani wayang di Titik Nol,” pungkasnya.