
SERAYUNEWS – Gelaran kejuaraan bulutangkis dunia, Swiss Open 2024 telah menyelesaikan hari terakhirnya. Berikut ini kami sajikan rekap hasil babak final.
Adapun 2 wakil Merah Putih yang lain, Bagas Maulana/Muhamamd Shohibul Fikri dan Gregoria Mariska harus puas menyabet predikat runner-up.
Melansir laman resmi PBSI, Ribka Sugiarto bersyukur atas pencapaian kali ini. Terlebih, menjadi titik balik tersendiri karena sudah berganti-ganti pasangan dan akhirnya menciptakan sejarah sebagai ganda putri Indonesia pertama yang menjuarai Swiss Open sejak digelar perdana pada 1955 silam.
“Alhamdullilah akhirnya bisa juara di Super 300, rasanya bangga dan senang pastinya,” kata Ribka, dikutip serayunews.com pada Senin (26/3/2024).
Menurutnya, pada awal pertandingan, baik dia dan Lanny belum bermain dengan maksimal. Terbukti dengan kesalahan yang menyebabkan matinya penguasaan shuttlecock dan kurang sabar mengikuti pola permainan.
“Tadi di gim pertama masih belum enak mainnya, saya banyak mati sendiri dan tidak sabar dalam mengikuti pola permainan lawan,” ujar kekasih Rian Ardianto itu.
Beruntungnya, dapat mengatasi kendala itu semua di gim kedua dan memaksakan rubber game. Apalagi, pada gim penentuan, keduanya unggul jauh atas lawannya.
“Di gim kedua tadi sudah ketinggalan juga awalnya, tapi kami coba lebih berani mengubah pola dan lebih tahan di rally-rally panjangnya, lebih sabar. Di gim penentuan, kami terus menerapkan pola seperti di gim kedua dan alhamdullilah banyak menghasilkan poin,” tuturnya.
Lebih lanjut, Lanny/Ribka tentunya terpacu dan termotivasi atas rengkuhan gelar juara dari Rachel/Trias di Orleans Masters pekan lalu.
Sementara itu, Lanny mengungkapkan perolehan gelar ini di persembahkan untuk mendiang sang Ayah yang ingin melihatnya menjadi juara.
“Gelar juara ini saya ingin persembahkan untuk almarhum Papa saya karena dia ingin sekali melihat saya bisa juara. Ke depan saya ingin juara di level yang lebih tinggi,” ungkap haru Lanny.
Sedangkan, bagi Bagas/Fikri sejatinya ini merupakan hasil yang mereka inginkan. Sebab, persaingan menuju Olimpiade Paris pada sektor ganda putra sangat ketat dan belum mengunci tiket di ajang bergengsi tersebut.
Kemudian, untuk Jorji panggil akrab dari Gregoria, menjadi obat pelipur lara setelah tersingkir secara kontroversial di Perempat Final All England pekan lalu.
• Match 1: Bagas Maulana/Muhamamd Shohibul Fikri (1, Indonesia) vs Ben Lane/Sean Vendey (8, Inggris) : 22-24, 26-28
• Match 2: Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto (Indonesia) vs Hsu Ya Ching/Lin Wan Ching (Chinese Taipei) : 13-21, 21-16, 21-8
• Match 3: Lin Chun Yi (Chinese Taipei) vs Chou Tien Chen (5, Chinese Taipei) : 7-21, 22-20, 23-21
• Match 4: Gregoria Mariska Tunjung (2, Indonesia) vs Carolina Marin (1, Spanyol) : 19-21, 21-13, 20-22
• Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (5, Malaysia) vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (8, Malaysia) : 16-21, 13-21