
SERAYUNEWS- Kabar baik bagi lulusan MA, SMA, dan SMK yang belum berhasil lolos melalui jalur seleksi nasional.
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto segera membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur UM-Mandiri CBT 2026, yang dijadwalkan berlangsung mulai 22 Juni hingga 10 Juli 2026.
Jalur seleksi mandiri ini menjadi peluang alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri berbasis keagamaan Islam tanpa harus terhalang hasil seleksi sebelumnya, baik melalui SPAN-PTKIN maupun UM-PTKIN.
Persiapan pembukaan jalur UM-Mandiri CBT 2026 dibahas dalam rapat penetapan jadwal penerimaan mahasiswa baru yang digelar pada Senin, 15 Juni 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, bersama jajaran pimpinan universitas dan unit terkait.
Dalam arahannya, Prof. Ridwan menegaskan pentingnya kesiapan sistem dan layanan pendaftaran agar calon mahasiswa dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan nyaman dan tanpa kendala teknis.
Menurutnya, jalur UM-Mandiri CBT memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya bagi lulusan sekolah menengah yang belum memperoleh kesempatan melalui jalur seleksi nasional.
“Kita harus memastikan seluruh sistem berjalan optimal sehingga calon mahasiswa mendapatkan layanan terbaik dan pengalaman pendaftaran yang mudah serta memuaskan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan komitmen UIN Saizu dalam menghadirkan proses penerimaan mahasiswa baru yang transparan, profesional, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta.
Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian masyarakat adalah tidak diberlakukannya Iuran Pembangunan Institusi (IPI) pada jalur UM-Mandiri CBT 2026.
Kebijakan tersebut dinilai mampu meringankan beban biaya pendidikan calon mahasiswa sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi.
Selain itu, jalur UM-Mandiri CBT dibuka untuk seluruh program studi yang tersedia di UIN Saizu Purwokerto. Dengan demikian, peserta memiliki kesempatan memilih program studi sesuai minat dan potensi akademiknya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, terjangkau, dan berkualitas.
Rapat teknis yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Suwito, menyepakati jadwal pelaksanaan UM-Mandiri CBT 2026 sebagai berikut:
Calon mahasiswa disarankan mempersiapkan dokumen dan persyaratan sejak dini agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar ketika portal resmi dibuka.
Dalam rapat tersebut, Kepala Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (UTIPD) memaparkan kesiapan infrastruktur digital yang akan digunakan selama proses penerimaan mahasiswa baru.
Tim teknologi informasi telah melakukan pemetaan terhadap berbagai potensi gangguan teknis guna memastikan sistem pendaftaran dapat diakses secara stabil oleh seluruh peserta.
“Kami memastikan seluruh infrastruktur teknologi telah dipersiapkan secara maksimal agar layanan pendaftaran berjalan lancar dan mudah diakses oleh calon mahasiswa dari berbagai daerah,” ujarnya.
Kesiapan sistem digital menjadi faktor penting mengingat seluruh tahapan seleksi UM-Mandiri CBT dilakukan berbasis teknologi dan membutuhkan akses yang cepat serta stabil.
Selain membahas kesiapan teknis, rapat juga menyoroti strategi publikasi dan promosi penerimaan mahasiswa baru.
Koordinator Humas UIN Saizu menyatakan kesiapan tim dalam menyusun berbagai materi promosi digital, publikasi media, serta desain informasi penerimaan mahasiswa baru yang lebih informatif dan mudah diakses masyarakat.
Sementara itu, Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) akan menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan promosi dan distribusi informasi kepada calon mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui strategi komunikasi yang lebih masif, kampus berharap informasi mengenai pembukaan UM-Mandiri CBT 2026 dapat menjangkau lebih banyak lulusan SMA, SMK, dan MA yang masih mencari kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
Pembukaan jalur UM-Mandiri CBT 2026 menjadi bukti komitmen UIN Saizu Purwokerto dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Dengan tidak adanya IPI serta terbukanya seluruh program studi dalam jalur seleksi ini, kampus berharap semakin banyak lulusan sekolah menengah yang dapat mewujudkan impian melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri.
Rapat penetapan jadwal penerimaan mahasiswa baru tersebut ditutup dengan pembacaan basmalah bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian pelaksanaan UM-Mandiri CBT 2026 berjalan lancar, sukses, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.