
SERAYUNEWS – Kebakaran menghanguskan rumah milik seorang lansia di Desa Adipala, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Sabtu (28/2/2026) malam. Api diduga berasal dari lilin yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Kakap RT 02 RW 03. Rumah yang terbakar diketahui milik Ngatiyem (75), seorang ibu rumah tangga.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebutkan, laporan masuk ke Pos Damkar Kroya pada pukul 21.11 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula saat terjadi pemadaman listrik sekitar pukul 18.15 WIB, kemudian menantu korban menyalakan lilin untuk penerangan di dalam rumah.
Namun setelah menyalakan lilin, ditinggal masuk ke kamar untuk menidurkan anaknya. Saat lilin habis, api diduga menyambar kain penutup meja dan perlahan membesar tanpa disadari.
“Saksi mendengar suara seperti ledakan kecil dan mendapati api sudah membesar di bagian dalam rumah,” jelas Gatot.
Melihat kobaran api, menantu tersebut segera membangunkan Ngatiyem dan anaknya untuk menyelamatkan diri. Ia juga berteriak meminta pertolongan warga.
“Warga kemudian berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun karena material rumah mudah terbakar, api cepat membesar bahkan sempat merembet ke bangunan di sebelahnya,” imbuhnya.
Mendapat laporan, tim Pos Damkar Kroya langsung bergerak menuju lokasi dengan waktu respons sekitar 15 menit. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman, dilanjutkan proses pendinginan dan overhaul untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Pemadaman juga dibantu satu unit Damkar CSR dari PLN Indonesia Power PLTU Bunton serta relawan Redkar Distrik Kroya.
Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.59 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Akibat kejadian itu, kerugian materi ditaksir mencapai kurang lebih Rp 80 juta
“Penyebab kebakaran diduga akibat human error, yakni penggunaan lilin saat listrik padam,” ujar Gatot.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan lilin atau sumber api terbuka saat terjadi pemadaman listrik, serta memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan untuk mencegah kejadian serupa.