
SERAYUNEWS – Kebakaran melanda rumah milik seorang warga di Dusun Pelag, Desa Boja, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Kamis (5/3/2026) malam.
Rumah milik petani bernama Riswanto (38) itu terbakar saat ditinggal salat tarawih dan diduga dipicu api lilin yang menyambar tumpukan kertas di dalam rumah.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden ini.
Menurut laporan yang diterima petugas, api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Suswanto (57). Saat itu ia baru saja pulang ke rumah dan melihat kobaran api sudah membesar dari rumah milik korban.
Melihat kondisi tersebut, saksi spontan berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga kemudian berdatangan dan bersama-sama mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
“Warga yang mengetahui kejadian langsung membantu memadamkan api sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran,” kata Gatot.
Tidak lama setelah menerima laporan, petugas dari Pos Damkar Majenang segera menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar 20 menit kemudian.
Berdasarkan hasil pendataan petugas, rumah yang terbakar memiliki ukuran sekitar 10 x 7 meter. Dalam kejadian tersebut, hampir seluruh isi rumah dilaporkan hangus dilalap api.
Meski demikian, tidak ada korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa itu. Hingga kini, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh petugas.
“Untuk korban jiwa nihil, sedangkan kerugian materi masih dalam proses pendataan,” jelas Gatot.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas Damkar melakukan pendataan serta memastikan kondisi lokasi aman dan tidak ada potensi api kembali menyala.
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh sumber api terbuka seperti lilin.
Gatot mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan lilin, terutama jika diletakkan di dekat benda yang mudah terbakar.
“Penggunaan lilin sebaiknya diawasi dan ditempatkan di lokasi yang aman agar tidak memicu kebakaran,” tandasnya.