
PURBALINGGA, SERAYUNEWS— Siswa SMP Negeri 5 Satu Atap Rembang sempat harus belajar di masjid sekolah setelah sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan berat dan kebocoran. Kini, kondisi sekolah tersebut berubah setelah mendapat bantuan revitalisasi senilai Rp 1,719 miliar dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Hasil revitalisasi melalui Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2025 tersebut diresmikan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif dalam apel pagi bersama siswa dan guru SMPN 5 Satu Atap Rembang, Selasa (11/8/2026).
Bupati Fahmi kemudian meninjau sejumlah fasilitas yang telah direvitalisasi. Salah satunya ruang UKS yang sebelumnya tidak dimiliki sekolah tersebut. “Alhamdulillah, tadi kita lihat sekarang sudah ada UKS, termasuk tempat tidur untuk anak-anak yang sakit saat jam pelajaran. Sebelumnya sekolah ini belum memiliki ruang UKS sehingga yang sakit ditempatkan di perpustakaan sekolah,” kata Fahmi seusai peninjauan.
Tak hanya ruang kelas dan UKS, revitalisasi juga dilakukan dengan membangun dan memperbaiki sejumlah fasilitas sekolah antara lain ruang administrasi, laboratorium komputer, dan toilet.
“Ini program yang luar biasa dan sangat bermanfaat. Kondisi seperti di Satap Rembang ini masih ada di sekolah-sekolah lain di Purbalingga,” ujar Fahmi.
Bupati Fahmi meminta sekolah tidak pasif ketika menemukan kondisi sarana dan prasarana yang sudah tidak layak. Terlebih jika kerusakan mengganggu proses belajar mengajar atau berpotensi membahayakan keselamatan siswa, sekolah diminta segera menyampaikan kondisi tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
“Kalau sarana dan prasarana sudah tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar, apalagi sampai membahayakan anak-anak, jangan dibiarkan. Segera ajukan melalui Dinas Pendidikan,” ujar Fahmi.
Dinas Pendidikan kemudian dapat membantu memverifikasi kebutuhan sekaligus mendorong usulan tersebut untuk mendapatkan dukungan melalui program revitalisasi pemerintah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga Heru Sri Wibowo mengatakan, pada 2025 Purbalingga mendapatkan Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk 25 sekolah dengan total anggaran Rp 15.041.166.433. Sementara pada 2026, Purbalingga sementara mendapatkan alokasi bantuan revitalisasi untuk 45 sekolah dengan total anggaran Rp 31.520.688.890.
Dalam kesempatan yang sama, Fahmi menyerahkan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa penerima manfaat SMPN 5 Satu Atap Rembang. Di SMPN 5 Satu Atap Rembang, tercatat 103 siswa menerima PIP pada 2025. Sementara pada 2026, sekolah tersebut mendapatkan kuota PIP untuk 100 siswa.