
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Nama Saepul Bahri Binzein belakangan menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan publik.
Bupati Purwakarta yang akrab disapa Om Zein itu mendadak viral setelah lagu ciptaannya berjudul “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” menyebar luas di media sosial dan memicu perdebatan.
Perbincangan bukan hanya tertuju pada lagu tersebut, tetapi juga pada sosok penciptanya.
Banyak masyarakat yang kemudian mencari tahu latar belakang Om Zein, mulai dari partai politik yang menaunginya hingga perjalanan kariernya sebagai kepala daerah.
Lantas, Saepul Bahri Binzein dari partai apa? Berikut ulasan lengkap mengenai profil Bupati Purwakarta yang kini menjadi sorotan nasional.
Saepul Bahri Binzein merupakan politikus dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Ia dipercaya memimpin Kabupaten Purwakarta sebagai Bupati Purwakarta periode 2025–2030 setelah memenangkan pemilihan kepala daerah.
Di Purwakarta, Om Zein dikenal sebagai figur yang aktif berinteraksi dengan masyarakat.
Selain menjalankan tugas sebagai kepala daerah, ia juga kerap membagikan aktivitasnya melalui media sosial, termasuk karya-karya seni yang dibuatnya.
Salah satu karya yang belakangan menjadi perhatian adalah lagu berbahasa Sunda berjudul “Lalaki Langit, Lalanang Bejat”.
Popularitas lagu tersebut tidak hanya membuat namanya semakin dikenal, tetapi juga memunculkan kritik dari berbagai kalangan.
Sebagian masyarakat menilai beberapa pilihan kata dalam lirik lagu mengandung stereotipe terhadap perempuan.
Ada pula yang beranggapan bahwa lirik tersebut menyentuh persoalan biologis perempuan secara kurang sensitif sehingga berpotensi memperkuat bias gender.
Seiring ramainya polemik, Saepul Bahri Binzein akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tidak pernah memiliki niat untuk merendahkan perempuan maupun pihak mana pun melalui lagu tersebut.
“Jika lirik dan syairnya itu dianggap mendiskreditkan dan merendahkan pihak lain, Om Zein memohon maaf yang sebesar-besarnya. Om Zein tidak bermaksud untuk itu,” kata Zein, dikutip Jumat (3/7).
Dalam penjelasannya, Om Zein juga mengungkapkan bahwa karya tersebut berawal dari sebuah puisi yang ditulis pada tahun 2020, jauh sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati Purwakarta.
Karena itu, menurutnya, lagu tersebut bukan dibuat dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah, melainkan sebagai karya pribadi yang kemudian diaransemen menjadi sebuah lagu.
Di balik polemik yang berkembang, Saepul Bahri Binzein merupakan sosok yang telah lama berkecimpung di dunia politik dan pemerintahan daerah.
Ia lahir di Subang pada 14 Agustus 1972 dan kini berusia 53 tahun. Om Zein memeluk agama Islam serta menyandang gelar Sarjana Agama (S.Ag.).
Sebagai kader Partai Gerindra, ia berhasil meraih kepercayaan masyarakat hingga terpilih sebagai Bupati Purwakarta untuk masa jabatan 2025–2030.
Berikut biodata singkatnya:
Melalui akun Instagram pribadinya, Om Zein cukup aktif membagikan berbagai kegiatan pemerintahan, pembangunan daerah, hingga aktivitas bersama masyarakat Purwakarta.***