Rabu, 20 Oktober 2021

Sebagian PAUD di Banyumas Lakukan Pembelajaran Tatap Muka Secara Ketat

Pelaksanaan ptm di PAUD Banyumas. (Shandi)

Sebagian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Banyumas sudah mulai pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). Pelaksanaan PTM tersebut langsung dipantau oleh Bunda paud, Erna Husein yang merupakan istri dari Bupati Banyumas, Achmad Husein.


Banyumas, serayunews.com

Erna Husein melakukan pemantauan di beberapa PAUD di Kecamatan Kembaran. Dalam kesempatan tersebut Erna menyempatkan diri untuk memastikan bahwa protokol kesehatan pada saat PTM sudah sesuai dengan peraturan yang ada.

Pada kesempatan ini Bunda Paud juga menyerahkan bantuan berupa susu dan telur rebus dari Dinkanak. Kemudian ada juga bantuan masker dan hand sanitizer dari BPBD serta bantuan alat permainan edukatif (APE) dari BRI Purwokerto.

“Bantuan APE ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan, karena APE merupakan salah satu media proses pembelanjaran PAUD untuk membantu kecerdasan dan ketangkasan, khususnya kreativitas anak-anak PAUD. Anak-anak pada masa golden age tidak hanya mendapatkan edukasi pada pendidikan formal, namun perlu dikembangkan kreativitas untuk menjadikan anak-anak berkarakter didukung dengan makanan dan minuman yang bergizi,” ujar dia, Senin (4/10).

Erna menambahkan, terkait bantuan APE, diharapkan bisa membantu komunikasi antara pendidik dengan anak. Karena selain memberikan bantuan tersebut anak-anak juga dijelaskan arti dari permainan yang diberikan, sehingga bisa melatih motorik anak.

Kabid Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Keluarga Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Triasih Kartikowati mengatakan bahwa saat ini di Kabupaten Banyumas baru ada 55 lembaga PAUD yang menyelenggarakan PTM terbatas. Pelaksanaan pun dilakukan dengan ketat. Tiap kecamatan rata-rata baru dua kembaga. Kecuali Kecamatan Purwokrto Timur yang sudah ada 3 lembaga.

“Untuk sementara ada 55 lembaga kita pantau, tentang prokesnya dan baru 5 anak dalam satu kelas, dengan waktu pembelajaran selama 1 jam,” katanya.

Ia membenarkan perhatian Pemkab Banyumas, khususnya Bunda PAUD Kabupaten Banyumas terhadap perkembangan PAUD sangat besar sekali. Bantuan APE ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk menunjang proses pendidikan.

Ia berharap bantuan yang diberikan BRI melalui Bunda PAUD Kabupaten Banyumas membantu kreativitas dan motivasi anak-anak PAUD, juga membuat pendidik PAUD terus berinovasi. Menurutnya APE juga mendukung proses belajar mengajar bagi tenaga pendidik dengan sarana dan prasarana APE yang memadai.

“APE dapat menunjang tumbuh kembang anak yang tentunya bermain sambil belajar yang tersistimatis. Lewat bantuan APE ini juga menginspirasi anak-anak untuk lebih kreatif untuk membuat APE dengan contoh-contoh yang ada,” katanya

Sementara itu Asisten Manajer Pemasaran Dana (AMPD) BRI Kantor Cabang Purwokerto Retno Dyah Ekowati mengaku pihaknya membantu APE sebanyak 30 paket.

“Tidak banyak hanya 30 paket APE, sesuai permohonan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini